Club Bathin VIII Tolak Putusan Pantia Ce Family Cup
The Jambi Times - Sarolangun - Ajang turnamen bola yang di selengarakan ce family
cup dikecamatan singkut kabupaten sarolangun di dinilai tidak sesuai aturan
yang telah di tetapkan.
Malah penetia memutuskan untuk melakukan WO terhadap time
kesebelasan kecamatan bathin VIII kabuapten sarolangun.
Menurut time kecamatan
bathin VIII penetia tidak transparan terhadap Club bahin VIII pasalnya, tidak
ada pemberitahuan bahwa akan dselengarakan pada tanggal 02/03 hari ini, Malah berdasakan
informasi time dari kesebelasan bathin VIII bermaian pada tanggga 03/03.
“kita sangat menyayangkan, diikasih jadwal tanggal 03 kok malah malah
kita main hari ini, dan pemberitahuannnya pada pukul 01.30 Wib kurang lebih,
sementara pemain bla kita perdesa ya jelas tidak terkejar,”ungkap azari menager
club.
Bukan hanya itu kekesasalan dari time bathin VIII pada aturan
pertama setiap kecamatan tidak dibolekan untuk membawa pemain dari luar daera h
dan memproritaskan pemain lokan disetiap kecamatan.
“kita datang ke lapangan sekira 17.00 WIb, nah malah penetia
membahas tentang pemain luar, dan pada pembahasan tersebut dibolehkan membawa pemain
luar sebanyak lima orang,ini sangat kita sayangkan dan kecewa terhadap
keputusan penetia,”ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan slah seorang pelatih club bathin VIII
pada intinya menolak atas tindakan penetia
“sah saja WO Cuma kita menyayangkan penetia yang tidak menghubungi bahwa club bathin VIII bermain pada hari ini, di beritahu pada waktu yang mepet,”ulasnya pelatih.
Dilanjutkan salah seorang pemain bola subhan, merasa kesal karna tidak mengikuti aturan,
malah sewenang wenang.
“saya sangat jengkel
dengan kejadian tadi, kita sudah menghargai penetia penyelengara untuk datong malah
kita di WO, pada hal pada tanggal 27/2 penetia mengatakan club bathin VIII
bermain pada tangga 03/03,”pungkasnya.
Untk itu,club bathin VIII akan melaporkan kejadian ini kepada
PSSI kabupaten sarolangun untuk menindak lanjuti perkara ini sebab club bathin
VIII memang merasa dirugikan.(ALAM)
