Korban Kebakaran Akan Mendapat Bantuan Dana
The Jambi Times - Jambi - Walikota Jambi H Syarief Fasha mengakatan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi akan memberikan bantuan dana untuk meringankan beban para korban kebakaran di Kelurahan Murni, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, pada pukul 10.00 WIB, Senin (22/02).
Namun belum disebutkan jumlahnya, karena walikota masih menunggu hasil pendataan kerugian para korban kebakaran dari pihak terkait. "Hal itu dikatakan Walikota Jambi kepada wartawan ketika meninjau sekaligus memberikan sedikit bantuan kepada korban kebakaran, Selasa (23/02).
Kebakaran itu menghanguskan tiga unit rumah semi permanen, karena sebagian dinding rumah terbuat dari papan, api cepat merambat kerumah lainnya. Data terakhir kerugian para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran ini, ada yang menduga konsleting arus pendek listrik, kompor meledak hingga berasal dari api pembakaran sampah yang melayang ditiup angin. Tapi sejauh ini pemerintah telah menunjukan kepeduliannya dengan menyantuni para korban.
Pantauan dilapangan, sisa kebakaran masih teronggok dan berserakan. Disekeliling tempat kejadian telah dibatasi dengan garis polisi. Para korbanpun trauma dan masih larut dalam kesedihan. Tak banyak barang
berharga yang dapat diselamatkan hingga keiga rumah tersebut rata dengan tanah.
Pada kesempatan itu, walikota menghimbau kepada para korban kebakaran,
jika surat-surat penting ikut terbakar, maka harus dilaporkan kepada pemerintah setempat.
"Ini merupakan musibah, jadi saya berharap kepaada masyarakat untuk lebih berhati-hati lagi dengan bahaya kebakaran", ujar walikota. (rizal ependi)
Namun belum disebutkan jumlahnya, karena walikota masih menunggu hasil pendataan kerugian para korban kebakaran dari pihak terkait. "Hal itu dikatakan Walikota Jambi kepada wartawan ketika meninjau sekaligus memberikan sedikit bantuan kepada korban kebakaran, Selasa (23/02).
Kebakaran itu menghanguskan tiga unit rumah semi permanen, karena sebagian dinding rumah terbuat dari papan, api cepat merambat kerumah lainnya. Data terakhir kerugian para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran ini, ada yang menduga konsleting arus pendek listrik, kompor meledak hingga berasal dari api pembakaran sampah yang melayang ditiup angin. Tapi sejauh ini pemerintah telah menunjukan kepeduliannya dengan menyantuni para korban.
Pantauan dilapangan, sisa kebakaran masih teronggok dan berserakan. Disekeliling tempat kejadian telah dibatasi dengan garis polisi. Para korbanpun trauma dan masih larut dalam kesedihan. Tak banyak barang
berharga yang dapat diselamatkan hingga keiga rumah tersebut rata dengan tanah.
Pada kesempatan itu, walikota menghimbau kepada para korban kebakaran,
jika surat-surat penting ikut terbakar, maka harus dilaporkan kepada pemerintah setempat.
"Ini merupakan musibah, jadi saya berharap kepaada masyarakat untuk lebih berhati-hati lagi dengan bahaya kebakaran", ujar walikota. (rizal ependi)
