Zola: Fokuskan Wujud Kerja Nyata Bukan Sekedar Wacana
The Jambi Times - Muara Sabak – Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dan Hari
Pendidikan Nasional (Hardiknas), yang diperingati Pemkab Tanjung Jabung
Timur dengan menggelar upacara bendera (20/5). Bupati Tanjung
Jabung Timur ,Zumi Zola Zulkifli, mengajak kepada seluruh abdi negara
untuk memfokuskan diri kepada kerja nyata, dan tidak hanya sekedar
menjadi pengembangan wacana saja.
“Melalui peringatan hari kebangkitan nasional yang ke 107, mari
kita fokuskan diri pada perwujudan kerja nyata, dengan bekerja lebih
keras dan bukan hanya sekedar pengembangan wacana saja,” ujar Bupati
Zumi Zola, yang membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika
Rudiantara, dan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies
Baswedan.
Sesuai dengan tema peringatan Harkitnas yang ke 107 terang Zola,
Indonesia yang maju dan sejahtera akan terwujud jika kita tidak selalu
berkutat dengan pengembangan wacana saja. Sementara perwujudan kerja
nyata dengan berkerja keras, merupakan hasil pembangunan karakter yang
dikenal dengan revolusi mental.
Dimana pembangunan mental dan karakter
ini sendiri, merupakan salah satu visi dan misi Presiden dan Wakil
Presiden Jokowi-Jusuf Kalla.
“Pembangunan karakter tidak hanya diterapkan di birokrasi
pemerintah, tetapi kepada seluruh komponen masyarakat. dengan harapan
dapat menghasilkan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif,
berdedikasi, disiplin, kerja keras, dan taat aturan,” papar bupati.
Begitu juga dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini,
yang mengambil tema pendidikan dan kebudayaan sebagai gerakan
pencerdasan, dan penumbuhan generasi yang berkarakter pancasila. Kata
kunci ‘gerakan’ disini memili arti bahwa pendidikan tidak bisa dipandang
sebagai sebuah program semata.
Karenanya pendidikan harus ditempatkan
sebagai ikhtiar kolektif, dan mendorong pendidikan sebagai gerakan
semesta. “Di hari pendidikan nasional ini, mari kita kembalikan semangat
dan konsep Ki Hajar Dewantara,” imbuhnya.
Dijelaskannya, Ki Hajar Dewantara menempatkan sekolah sebagai
tempat belajar yang menyenangkan. Dimana pendidik dan peserta didik,
merasakan kebahagian saat melakukan aktifitas belajar dan mengajar.
Di samping menempatkan pendidikan sebagai sebuah kebahagian dan
kegembiraan, di sisi lain pendidikan juga harus menumbuh kembangkan,
potensi peserta didik menjadi insan yang berkarekter pancasila.
“Selamat hari kebangkitan nasional dan hari pendidikan nasional, bekerja, bekerja, dan bekerja,” tutup bupati.(51N)
