News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Tes Urine, 50 Perwira Dikurung Kapolres

Tes Urine, 50 Perwira Dikurung Kapolres

 
The Jambi Times – Batang Hari – Kapolres Batanghari AKBP Heri Widagdo menunjukkan keseriusan dalam pemberantasan peredaran narkoba. Salah satu bentuk keseriusan beliau dalam memerangi narkoba dengan melakukan tes urine secara mendadak kepada seluruh perwiranya.Tes urine itu terhadap para perwira diadakan sekitar pukul 10.30 pada Selasa (12/5/2015).
 
 Para perwira tidak tahu kalau akan mengikuti tes urine. Soalnya, Kapolres mengundang para perwira untuk mengikuti rapat.
 
“ Benar, awalnya Kita rapat dulu. Setelah pintu ditutup, petugas BNNK datang untuk melakukan tes urine,” Kata Kapolres AKBP Heri Widagdo, Selasa (12/5).Kapolres mengaku sengaja merencanakan tes urine secara mendadak agar para perwira tidak bisa menghindar. Para perwira juga tidak bisa melarikan diri lantaran semua pintu telah dijaga petugas provost. “ Memang sengaja direncanakan agar hasilnya benar-benar rill,” ucapnya.

Dikatakan, Total jumlah perwira yang mengikuti tes urine sebanyak 50 orang. Dimulai dari Kapolres, Wakapolres, Para Kabag, Kasat, Kapolsek dan seluruh Kanit Reskrim yang bertugas di Polsek.

“ Totalnya 50 perwira, termasuk saya sendiri,” ungkapnya. Hasil tes urine para perwira diketahui saat itu juga. BNNK langsung menyerahkan seluruh hasil pemeriksaan urine kepada Kapolres Batanghari. “ Alhamdulilah, hasilnya negatif. Bersih semua,” ucap Kapolres.

Terpisah, Kepala BNNK Batanghari, Kompol Nukmansyah mengaku tes urine yang dilaksanakan kepada perwira Polres Batanghari atas inisiatif Kapolres Batanghari. Nukmansyah menyatakan sangat mengapresiasi sikap kapolres yang memiliki keinginan kuat untuk memberantas narkoba di kalangan kepolisian.

“ Tes urine ini atas inisiatif pak Kapolres. Kita diundang untuk melaksanakannya,” sebutnya. Kompol Nukmansyah sendiri tidak mau membeberkan hasil tes urine para perwira. Beliau menyarankan agar hasil tes urine ditanyakan langsung kepada Kapolres. “ Biar pak Kapolres saja yang menyampaikan,” ujarnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, hasil tes BNNK menunjukkan adanya beberapa perwira yang terdeteksi mengkonsumsi. Informasi itu langsung diluruskan Kapolres. Beberapa perwira yang dimaksud itu memang terdeteksi mengunakan obat, tetapi bukan obat-obatan terlarang. “ Contohnya obat sakit kepala. Dalam urine sudah pasti terdeteksi. Cuman, bukan narkoba,” tandasnya.(osain)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.