Pihak RSD Bangko Langgar Himbauan Bupati
The Jambi Times - Bangko - Himbauan bupati Merangin, tidak boleh menerima honorer,rupanya tidak
di dengar oleh pihak Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Kolonel Abundjani
Bangko.
Padahal aturan pernah di sampaikan Bupati kepada seluruh Satuan Kerja
Pemerintah Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Merangin, untuk tidak melakukan pengrekrutan tenaga honorer di setiap
dinas intansi yang berada lingkup pemerintahan Merangin.
Tapi
kenyataannya, pihak RSD Abundjani Bangko terkesan tutup mata dan tutup teliga dan
menantang himbauan yang telah di putuskan Bupati Merangin tersebut. Karna
pihak RSD Bangko telah berani untuk untuk mengangkat dua orang Tenaga
Kerja Sukarela (TKS) menjadi Tenaga Kerja Harian Lepas (TKHL) di lingkup
RSD Kolonel Abundjani Bangko.
Informasi yang berhasil rangkum The Jambi Times , penerimaan terhadap dua orang tenaga TKHL tersebut berinisial
FY, EZ, sedangkan masa kerja yang di keluarkan oleh pihak RSD Bangko,
masuk pada bulan Januari tahun 2015.
Bahkan dinilai ada yang aneh
dalam penerimaan tenaga kerja TKHL tersebut. pasalnya sebagai tenaga
TKS berdasarkan Surat Keterangan (SK) FY masa kerjanya baru satu tahun
tujuh bulan, sedangkan untuk EZ hanya bekerja selama satu tahun enam
bulan.
Anehnya RSD Bangko berani mengangkat menjadi tenaga TKHL,
sementara ada beberapa orang tenaga TKS yang masa kerjanya tahun tahun
2009 hingga saat ini belum juga di angkat menjadi tenaga kerja TKHL oleh
pihak RSD Abundjani Bangko.
"Memang aneh pihak RSD Bangko ini,
terkesan pilih kasih dalam meletakkan sesuatu pekerjaan. Sudah jelas
di depan mata ada beberapa tenaga TKS berdasarkan SK sudah bekerja pada
tahun 2009, tetapi mengapa tidakl diangkat pihak RSD Bangko sebagai
tenaga TKHL," ungkap salah seorang tenaga TKS berinisial RN Selasa(19/5).
"Untuk tempat kerja kedua tenaga TKHL yang diangkat pada
Januari 2015 yang lalu, bekerja di ruangan Terpadu dan ruangan Anak,"
katanya.
Hanya saja lanjutnya, apa yang dikatakan oleh Direktur RSD
Kolonel Abundjani Bangko pada apel pagi bulan April 2015 yang lalu,
menjadi pertanyaan besar oleh sejumlah kariawan yang bekerja di RSD
Kolonel Abundjani Bangko tersebut.
Pernah menyampaikan, bahwa dia
merasa bingung dengan adanya kedatangan lima orang titipan dari
atasannya untuk bekerja di RSD Abundjani tersebut. Namun sayangnya,
Berman tidak menyebutkan siapa atasan yang telah menitip untuk bekerja
di RSD Abundjani tersebut.
"Pada apel pagi yang dipimpin pak
Direktur Berman Saragih, pernah menyampaikan kepada kita bahwa ada lima
orang yang akan masuk kerja di RSD Kolonel Abundjani ini, namun
sayangnya dia (Berman) tidak menyebutkan nama jabatan terhadap atasannya
yang telah melakukan penitipan tersebut," jelasnya.
"Jika
seperti ini sistim pemerintahan di kabuapeten Merangin, kapan masyarakat
kita mau maju, jika orang tertinggi yang berkuasa di Merangin. Untuk
itu kita berharap kepada bapak Bupati Merangin Al Haris, dapat
menyelesaikan permasalahan adanya titipan untuk bisa masuk menjadi
sebaghai tenaga kerja di RSD Kolonel Abundjani ini,” pintanya.
Terpisah
Direktur RSD Kolonel Abundjani Bangko Berman Saragih, saat diminta
hanphone bernada aktif tapi tidak diangkat, hingga awak menggirim Via
Short Message Service (SMS) terkait adanya penerimaan tenaga TKHL di RSD
Bangko awal Januari 2015, melalui pesan singkatnya Berman mengatakan,
tidak ada penerimaan TKHL di RSD untuk tahun 2015 .
"Tidak ada penerimaan TKHL di RSD Kolonen Abundjani Bangko untuk tahun 2015," singkatnya. (lik)
