Sebelas Pekerja Terbakar,Pemerintah Tidak Peduli
The Jambi Times - Sarolangun - Penambang emas tanpa izin (peti) di kecamatan Batang Asai kabupaten Sarlangun mengalami luka bakar sangat serius di bagian tubuhnya, tercatat sebanyak sebelas (11) orang di larikan kerumah sakit umum Qhotib Quzwen kabupaten Sarolangun.
Kejadian ini di perkirakan sekira pukul 13.30 (06/03) di desa Mangkua kecamatan Batang Asai masing masing korban merupakan warga kecamatan Cerminan Gedang dan kecamatan Limun.
Hingga saat ini kondisikorban di RSUD kabupaten Sarlangun terutama di ruang Zal bedah di padati korban kebakaran di tiga ruangan terpakai untuk sebelas korban.
Bibi kepada The Jambi Times mengtakan kejadian yang menimpa salah satu keluarganya akibat minyak di drigen yang tertumpa mengenai mesin sehingga ledakan terjadi sehingga menimbulkan api yang besar.
‘’Sehingga mesin yang berada di bawanya terbakar dengan ledakan besar sehingga korban terperangkap,’’paparnya.
Di katakannya oleh salah satu korban yaitu koki masak juga ikut terbakar,Mastiah (50),percikan minyak dengan jarak yang dekat sehingga api dengan cepat menjalar,’’katanya.
Dari pantauan awak The Jambi Times di lokasi,masing masing korban adalah:
Berikut
nama-nama korban Peti di Desa Mensao:1. Agus setiawan (34) warga Muara Cuban
2. Edi Sabara (32) warga Muara Pemuat
3. Ban Ambaol (40) warga Muara Pemuat
4. Mastia (50) warga Lubuk Bangkar
5. Sarpawi (50) warga Muara Cuban
6. Khedir (27) warga Muara Pemuat
7. Herman (46) warga Muara Cuban
8. Edison (26) warga Teluk Rendah
9. Sadarudin (41)
Korban kebarakan saat ini dalam perawatan intensif di rumah sakit umum Sarolangun.
Pemerintah kabpaten belum tuurn ke lokasi untuk melihat kondisi korban rumah sakit,namun pemerintah cukup kesal usaha yang mereka lakukan ini sebenarnya sudah di larang keras agar menghentikan namun masih saja tidak peduli.
berdasarkan informasi yang ada,apakah lokasi terbakarnta PETI bersama sebelas korban termasuk wilayah di kecamatan Cerminnan Gedang atau Batang Asai,hal ini masih di selidiki oleh polisi (alamsyah)
berdasarkan informasi yang ada,apakah lokasi terbakarnta PETI bersama sebelas korban termasuk wilayah di kecamatan Cerminnan Gedang atau Batang Asai,hal ini masih di selidiki oleh polisi (alamsyah)
