News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Dandim dan Kapolres Kompak Tarik PETI Dari Lokasi

Dandim dan Kapolres Kompak Tarik PETI Dari Lokasi




The Jambi Times - Bangko - Penertipan Pertambangan Emas tanpa Izin (PETI) di wilayah desa Perentak kecamatan Sungai Manau terus di genjot.

Dengan Forum Group Discussion (FGD) langsung dipimpin Dandim 0420 / Sarko Letkol Budiawan Basuki dan  Kapolres Merangin Munggaran.

Hal itu di akui Dandim Letkol Budiawan Basuki, air sungai di Merangin tidak bisa di gunakan lagi, akibat pertambangan emas tanpa izin.

Jika di biarkan terus menerus akan mengakibatkan anak cucu nantinya tidak bisa menikmati indahnya alam Kabupaten Merangin.



"Kalau kita biarkan terus menerus akan hancur, kapan anak anak cucu kita akan menikmati indah alam Kabupaten Merangin, " ungkap Letkol Budiawan Basuki.

Bahkan dandim menegaskan, Kapolres bukan asli putra daerah Merangin, tapi menurutnya dia sangat peduli dengan masyarakat Merangin.

  "Saya prabadi bukan orang sini, tapi saya peduli, saya juga tidak mau mengambil keuntungan sendiri, juga tidak mengharapkan imbalan, " tegasnya.

Namun Dandim menegaskan semua alat di lokasi harus di tarik keluar, karna di nilainya, lahan yang sudah habis akan merambakke arealahan lagi.

"Semua alat harus di tarik dari lokasi, karna kami terus dapat teguran dari atasan di bilang tidak bekerja, " katanya.

Lanjutnya, Budiawan  juga  tidak  pernah meminta imbalan sebesar apapun kepada toke emas di sini  karna masyarakat sudah banyak di rugikan soal PETI tersebut.

Senada disampaikan kapolres Merangin, Munggaran meminta kepada masyarakat, hadir dalam acara tersebut, meminta semua alat berat untuk di tarik keluar.

"Ini adalah urusan kita bersama, ikuti saja, kami dari penegak hukum juga tidak ingin ikut susah,  kekuatan kamihanya bersamamasyarakat yang menolak kehadiran PETI, " tegas Munggaran.

Selain itu, pihak pemilik lahan jangan ada yang jadi penguasa, ini adalah negara hukum, untuk itu alat berat di lokasi perentak secepatnya di tarik keluar.

"Sekarang kita berikan penekanan dulu, jika tidak mau terpaksa kita bertindak, " tuntasnya. (lik)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.