Kenalan di FB, Pelajar di Setubuh di Kebun Sawit Warga
The Jambi Times -Bangko - Malang nasib yang di alami WJ (16) pelajar perempuan warga desa Mandelang Jaya kecamatan Tabir Selatan. Pelajar yang masih duduk dibangku kelas II disalahsatu sekolah menengah di Merangin ini harus merelakan kegadisannya.
Pasalnya, korban melaporkan bahwa dirinya menjadi korban bersetubuh dengan anak dibawah umur ke Mapolsek Tabir Selatan.
"Korban melaporkan perbuatan pelaku pada Minggu (15/2/2015) sekira pukul 20.00, lalu. Korban menyebutkan bahwa pelakunya AG," kata Kapolres Merangin AKBP Munggaran melalui kapolsek Tabir Selatan Iptu Cahyono,Senin (17/2/2015).
Lebih lanjut, Iptu Cahyono menuturkan dari keterangan korban, pelaku dikenalnya lewat akun Facebook (FB) sejak dua pekan lalu. Kemudian korban dan pelaku melanjutkan komunikasi melalui handphone.
Kemudian, ungkap Kapolsek dari komunikasi tersebut, pelaku mengajak korban ketemuan pada Sabtu (14/2/2015) sekitar pukul 20.00 didekat tanah lapang desa Sinar Gading.
Pasalnya, korban melaporkan bahwa dirinya menjadi korban bersetubuh dengan anak dibawah umur ke Mapolsek Tabir Selatan.
"Korban melaporkan perbuatan pelaku pada Minggu (15/2/2015) sekira pukul 20.00, lalu. Korban menyebutkan bahwa pelakunya AG," kata Kapolres Merangin AKBP Munggaran melalui kapolsek Tabir Selatan Iptu Cahyono,Senin (17/2/2015).
Lebih lanjut, Iptu Cahyono menuturkan dari keterangan korban, pelaku dikenalnya lewat akun Facebook (FB) sejak dua pekan lalu. Kemudian korban dan pelaku melanjutkan komunikasi melalui handphone.
Kemudian, ungkap Kapolsek dari komunikasi tersebut, pelaku mengajak korban ketemuan pada Sabtu (14/2/2015) sekitar pukul 20.00 didekat tanah lapang desa Sinar Gading.
Usai bertemu korban dan pelaku kemudian berbocengan dengan tujuan jalan-jalan. Namun entah kenapa, tiba-tiba sampainya di lokasi kebun sawit milik warga, pelaku lengsung membelokkan sepeda motor.
"Tiba didalam kebun, pelaku mengajak korban untuk bersetubuh. Tapi korban menolak. Sadar ditolak, pelaku langsung menampar wajah korban," kata IPTU Cahyono.
Selanjutnya, pelaku kembali memaksa korban mengikuti keinginan pelaku. Lantaran kalah tenaga, akhirnya pelaku berhasil menyetubuhi korban. Usai melampiaskan nafsu bejadnya, kemudian pelaku mengantarkan korban.
"Besok harinya, korban memberitahukan ke ibu kandungnya terkait tindakan pelaku," sebut Kapolsek.
Meski demikian, hingga saat ini IPTU Cahyono menyebutkan jika pihaknya masih memburu guna menangkap pelaku.
"Tiba didalam kebun, pelaku mengajak korban untuk bersetubuh. Tapi korban menolak. Sadar ditolak, pelaku langsung menampar wajah korban," kata IPTU Cahyono.
Selanjutnya, pelaku kembali memaksa korban mengikuti keinginan pelaku. Lantaran kalah tenaga, akhirnya pelaku berhasil menyetubuhi korban. Usai melampiaskan nafsu bejadnya, kemudian pelaku mengantarkan korban.
"Besok harinya, korban memberitahukan ke ibu kandungnya terkait tindakan pelaku," sebut Kapolsek.
Meski demikian, hingga saat ini IPTU Cahyono menyebutkan jika pihaknya masih memburu guna menangkap pelaku.
"Identitas pelaku sudah kita dapati, saat ini kita masih melakukan pengejaran," jelasnya. (lik,foto:ilustrasi)
