News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Air Bersih Dan Sanitasi di Tanjab Timur Terus Meningkat

Air Bersih Dan Sanitasi di Tanjab Timur Terus Meningkat


The Jambi Times - Muara Sabak  - Untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang ada di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Pemeritah Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus melakukan berbagai upaya, salah satunya memperoleh dana APBN serta CSR. Kenaikan cakupan air bersih dilakukan dengan pengadaan berbagai fasiitas air bersih seperti sumur bor dan SPAM.

Kepala dinas pekerjaan umum, Mahmulis melaui kabid cipta karya, Afriboy Candra mengatakan untuk tahun 2011 pelayanan penyediaan air bersih mencapai 58 unit penyedian air bersih. Tahun 2012 mengalami peningkatan menajadi  100 unit, tahun 2013 menjadi 122 unit.

“Dan pada tahun 2014 ini tercatat 174 unit yang tersebar di 11 kecamatan,” ujar Afriboy Candra.

Peningakatan jumlah dalam setiap tahun ini menurut Boy merupakan wujud kepedulian dan upaya pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kabupaten Tanjab Timur. Seiring dengan meningkatnya penyediaan air bersih, juga diikuti denagan peningkatan cakupan air bersih di Tanjab Timur. Beradasarkan persentase di tahun 2011 dari 11,37 persen naik menjadi 12,80 di tahun 2012. Dan apada tahum 2013 mengalami peningakatan menjadi 15,75 persen dan di tahun 2014 menjadi 19,11 persen.

Sementara untuk pelayaan air minum Dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan. Beardasarkan data, pada tahun  2011 terdapat 476 sambungan rumah (SR). Pada tahun 2012 meningkat menjadi   menjadi 1.676. dan aapada tahun  2013 menjadi 2.376.

“Dan pada tahun 2014 meningkat menjadi menjadi 5.250 sambungan rumah yang sudah teralayani air bersih,”sebutnya.

Boy menambahkan, program air bersih di kabupaten Tanjab Timur baru mendapatkan perhatian pada masa pemerintahan bupati Zumi Zola-Ambo Tang. Keseriusan ini tampak dengan dibangunnya SPAM di Kecamatan Dendang,

Untuk dapat mencapai target penyediaan air minum pada tahun 2015 sebesar 68,87% sangat dibutuhkan bantuan dari pemerintah dan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, sedangkan sisanya melalui usaha sendiri secara individual dengan memanfaatkan sumur dangkal, saluran irigasi, dan memanfaatkan air sungai.  Untuk itu pemerintah daerah terus mnengupayakan bantuan adana dari pemrintah pusat.

“Tahun 2014 ini kita mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat sebesar 6,8 Milyar untuk pembangunan pipa distribusi utama,” jelasnya.

Untuk mengoptimalkan pelayanan, pada tahun 2014 ini pemerintah kabupaten Tanjab Timur juga mengupayakan perbaikan instalasi baik menggunakan dana  APBN maupun APBD.

Sementara itu, utuk akses sanitasi layak dati tahun ke tahun juaga mengalami peningkatan. Dari tahun 2011 yang 9,94 persen naik menjadi 12,94 persen pada tahun 2012.Pada tahun 2013 25,65 persen meningkat menjadi 31,60 persen pada tahun 2014.

“Peningkatan ini disinkronkan dengan keseahatan, ketersediaan MCK, dan drainase,” tandas Boy
(51N)





Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.