News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Petani Keluhkan Semua Bidang

Petani Keluhkan Semua Bidang



The Jambi Times - sarolangun - Petani sawah yang bermukim di kecamatan pelawan,sangat mengeluhkan suilitnya mendapatkan sulitnya pupuk,sebab jika ada harganya cukup mahal sehingga petani sulit untuk mendapatkannya.

Seperti yang di tuturkan oleh Abdul samah,petani sawah kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa,diirnya merasakan kesulitan untuk bias mendapatkan pupuk ,sebab di pasaran sangat sulit di dapatkan.

‘’Kami ini petani sawah yang turun dua kali dalam setahun,namun dengan sulitnya mendapatkan pupuk menjadi kendala kami’’ungkapnya.

Bukan masalah sulitnya mendapatkan pupuk,namun jika ada juga haragnya sudah mahal dan tidak terjangkau oleh petani,sehingga jika padi tidak di pupuk sangat berpengaruh pada hasil panennya juga.

‘’Kalaupun ada harganya sudah mahal,sekali sebab kami tidak bias memberli dan ini tentu saja berpengaruh dengan hasil pertanian padi kami’’jelasnya.

Bukan hanya itu saja ,kesluitan lainya juga di sampaikan bahwa system pengarian yang  sulit juga menjadi kendala,tersendiri,sebab untuk mengaairi sawah diirnya harus menyewa mesin utnuk bias mengairi sawah agar padinya tida mati akibat kekeringan.

‘’Pengairan juga menjadi kendala sebab jika kami butuh  pengarian kami terpaksa harus menyewa mesin penyedot air,jika tidak maka padi kami menjadi kering dan mati’’katanya.

Dirinya sangat berharapa kepada p[emerintah agar bias membentu para petani yang turun menanam padi dua kali dalam setahun,agar kemudahan mendapatkan pupuk bias terpenuhi dan juga pengarian bias lancer,sehingga pelawan yang masih menjadi sentra pertanian  masih bias di pertahankan.

‘’Saya sangat berharap agar pemerintah bias menyediakan pupuk subsidi yang bias kami beli,dan juga bias membantu mesin untuk kami sehingga kami bias menghasilkan padi yang baik,dan sentra pertanian yang selama ini di kenal di wilayah kami masih bias kita pertahankan’’tandasnya.(yan)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.