23 Orang K2 Masih Bermasalah
The Jambi Times - Sarolangun - Polemik dalam kelulusan katagori II (K2),hingga saat ini masih terjadi,dan hasil dari veripikasi yang di lakukan oleh Tim yang di bentuk oleh pemkab sarolangun,mencatat ada 23 orang K2 yang bermasalah,dan Tim sudah menyerahkan ke kapada kementraian aparatur negera (kemenpan).
Seperti yang di sampaikan oleh sekda sarolangun Thabroni Rozali,kepada sejumlah wartawan kemarin mengatakan bahwa untuk saat ini sudah ada 23 orang K2 yang masih bermasalah.
"Dari hasil kerja Tim yang di bentuk pemkab,terdapat ada 23 K2 yang hingga saat ini masih bermasalah,dan kita sudah mendapatkan bukti buktinya”ungkapnya.
Lebih lanjut sekda mengatakan bahwa,untuk K2 yang bermasalah terdapat pada kelengkapan admintrasi,dan juga masih adanya ketidak samaan dalam bertugas.
‘’Rata rata yang bermasalah adalah dari tempat bertugas dan juga yang sarat adminitrasinya belum terpenuhi,seperti mengajar di sekolah negeri tetapi mengajar di sekolah swasta,dan juga masuk kerja bukan di januari 2005”jelasnya.
Bukan hanya itu saja menurutnya dari jumlah tersebut banyak tenaga guru yang bermasalah,dan hanya beberapa orang saja dari tenaga teknis.
‘’Rata rata yang bermasalah adalah guru,dan sebagian kecil saja yang tenaga teknis”ujarnya.
Sementara itu menurut Sekda bahwa jika di temukan ada kecurangan ,yang terjadi dan di lakukan oleh K2 yang lulus maka,bisa di pidanakan .
‘’yang meluluskan mereka adalah BKN dan yang mengumumkan juga BKN,namun yang paling penting adalah jika ada yang memalsukan dokumen akan di pidanakan,dan ini tidak main main sebab sudah melangar pasal 265 KUHP dan ancamanya lima tahun penjara,dan untuk di ketahui bahwa dari 23 orang yang bermasalah satu di antaranya di pastikan tidak bisa menjadi PNS,”tegasnya.
Terpisah CPNS tahun 2014 yang lulus menjadi PNS sebanyak 133 orang kemarin siang bertempat di ruang pola kantor Bupati mendapatkan Sk Bupati dan langsung di tempatkan pada intansi yang di lamar,namun sayangnya dalam pembagian SK kemarin sebanyyak 12 orang yang lulus PNS belum bisa mendapatkan Sk pasalnya system jaringanya eror,sehingga membuat sejumlah PNS yang lulus kecewa.(yan)
