Pertamina akan Bantu PT Inti Mempercepat Pengadaan Alat RFID
![]() |
| (Ilustrasi) |
Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan, kontraktor pelaksana tender sistem RFID yaitu PT INTI harus dibantu dalam hal finansialnya, sehingga bisa membantu proses penggunaan RFID lebih baik.
"Kami akan terus bantu PT INTI dalam permasalahan finansialnya, sehingga proses penggunakan RFID bisa berkembang cepat dan lebih baik dalam proses penggunaannya," ungkap Karen di SPBU Daan Mogot, Jakarta, Kamis (5/9/2013).
Karen menambahkan, Pertamina menargetkan hingga akhir tahun 2013, penggunaan sistem RFID sudah bisa digunakan di Pulau Jawa.
Ditempat yang sama, Vice President Fuel Marketing Pertamina Moch. Iskandar mengatakan, sistem ini harus dikaji dengan matang, sehingga bisa dijalankan baik penerapannya untuk masyarakat banyak.
"Sehingga, tidak ada masyarakat yang ketakutan menggunakan sistem tersebut. Saya rasa sistem RFID ini harus dikaji dengan matang, tidak boleh sembarangan, ini harus bisa diuji dengan baik dan harus hidup selama 24 jam, tidak boleh mati sistemnya," papar Iskandar.
Sehingga, lanjut Iskandar mengungkapkan, bila sistem ini tidak teruji kemampuannya, dan tidak bisa hidup hingga 24 jam lamanya, Maka, sistem ini akan membahayakan dan bisa mengkhawatirkan untuk masyarakat banyak.
"Contohnya ada yang sudah menggunakan sistem RFID di SPBU Saman Hudi Jakarta, tapi hasilnya tidak bisa hidup selama 24 jam," pungkasnya.Seperti yang di lagsir okezone (wan) (wdi)
