Wagub Jambi:Pentingnya Peserta Inovasi Teknologi
Ditemui wartawan usai peninjaun Wagub menyatakan bahwa karya yang dihasilkan oleh para peserta menunjukkan potensi sumber daya manusia Provinsi Jambi yang unggul dan kreatif. “Setelah saya berkeliling meninjau para peserta, saya merasakan mereka luar biasa, walau masih duduk di tingkat SMP dan SMA mereka sudah mampu menciptakan inovasi bagi masyarakat, seperti tas anti jambret, dan alas atau keset kaki pendeteksi maling dan masih banyak lagi, juga untuk peserta umum seperti bapak Zainuri yang tidak tamat SD dari Sarolangun dapat menciptakan pembangkit listrik tenaga air. Dan saya harapkan mereka ini terus dipantau, dibina dan dikembangkan kemampuannya, jangan sampai sekarang mereka begitu gigih akhirnya karena tidak diperhatikan semangat itu menjadi kendur” ujar Wagub.
Ditegaskan Wagub bahwa masyarakat Jambi harus terus meningkatkan minatnya untuk menulis karya ilmiah yang diharapkan dapat memperkenalkan potensi Jambi.”Dari peserta karya ilmiah ini saya melihat pemaparan mereka cukup bagus, dan ini harus terus disosialisasikan untuk mengembangkan budaya menulis. Karena dari provinsi Jambi sangat kurang minat menulis , Balitbangda juga diharapkan terus mencari dan mengembangkan bakat-bakat ini”katanya.
Sementara itu sebelumnya - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jambi Dr.Saiyid Syekh menyatakan, pihaknya bertekad untuk mengembangkan inovasi-inovasi masyarakat yang berkaitan dengan teknologi tepat guna. "Pemerintah provinsi Jambi memang betekad mengembangkan inovasi-inovasi teknologi tepat guna yang dilakukan oleh masyarakat di daerah ini," katanya Sayid Syekh
Menurut Syekh, pada dasarnya Jambi memiliki potensi tersebut, namun selama ini lebih banyak terpendam atau tidak tersosialisasi dengan baik, sehingga inovasi-inovasi tersebut tidak begitu dikenal dalam skala yang lebih besar.Salah satu cara untuk menjaring para inovator agar lebih mengembangkan inovasinya, kata Syekh, adalah dengan cara melakukan lomba dan pameran. "Dengan lomba ini, akan terlihat inovasi-inovasi apa yang dilakukan oleh masyarakat khususnya yang berkaitan dengan teknologi tepat guna," katanya.
Pada final ini peserta Inovasi Teknologi Tepat Guna tingkat SMP diikuti oleh SMPN 2 Kuala Tungkal dengan teknologi unggulan yaitu Teh Emora yang berkhasiat untuk menyembuhkan dan mencegah penyakit herpes. Peserta berikutnya dari SMP 1 Tungkal Ulu dengan dua tim yaitu inovasi teknologi Bio Energi dari serabut buah kelapa sawit dan Pestisida Green yang terbuat dari brotowali. Sedangkan dari tingkat SMK diikuti oleh SMK Unggul Sakti kota Jambi dengan inovasi teknologinya tas anti jambret. SMKN 1 Kuala Tungkal dengan teknologi pembuatan batu bata ramah lingkungan,STMKN 3 dengan alas kaki pendeteksi kejahatan. Dari Tingkat Perguruan Tinggi diikuti oleh UNJA dengan teknologi Penjernih air gambut.
Sedangkan dari STITEKNAS Jambi dengan teknologi Alat modifikasi mesin uap air dan pengolahan minyak kasturi. Sedangkan dari umum dari Kabupaten Sarolangun yaitu Zainuri dengan inovasi teknologi PLTA, sedangkan dari Batanghari menampilkan gerobak serbaguna.
Para peserta ini akan mendapatkan uang pembinaan dari pemerintah dengan perincian sebagai berikut, untuk lomba karya ilmiah juara pertama Rp.3juta, juara dua Rp.2,5 juta, juara tiga Rp.2 juta, harapan I Rp.1,5 juta, harapan II Rp.1juta sedangkan untuk hadiah pembinaan bagi Inovasi teknologi untuk juara pertama Rp.6 juta, Juara dua Rp.5juta, juara tiga Rp.4 juta, dan harapan Rp 2juta, harapan II Rp.1,5 juta, dan harapan III Rp.1,5 juta.(dhi/h)