Terpopuler

Back to Top

Video

Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Pasca Banjir

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


THE JAMBI TIMES – BABEL - Warga korban banjir di muntok kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berinisiatif membangun jembatan sementara pasca robohnya jemabatan utama penghubng dua wilayah tersebut yang di terjang banjir bandang.

Secara swadaya warga bahu membahu membuat jembatan yang terbuat dari kayu tersebut,mereka berharap jembatan ini dapat mempermudah distribusi bantuan ke daerah terisolir.
Banjir bandang yang menimpa dua kecamatan di kabupaten Bangka Barat menghancurkan setidaknya tiga jembatan yang menjadi akses utama menuju kota Muntok dan kota Pangkalpinang.

Bantuan bahan makanan dan bahan bakar baik minyak maupun gas elpiji, kesulitan memasuki empat desa yang terisolir.

Warga dusun Air Bare,desa Mayang sejak pukul 6 pagi  sudah bergotong royong membangun jembatan sementara agar bisa dilalui warga dan petugas distribusi bantuan.

Kayu untuk bahan utama jembatan diperoleh warga, dari lokasi sekitar puluhan warga turun langsung membuat jembatan/ yang juga bisa dilalui kendaraan roda dua.

Derasnya arus air sedikit mempersulit warga saat pemasangan tiang jembatan hingga siang tadi, proses pembuatan jembatan masih terus dilakukan warga.
Gotong royong antar warga ini diapresiasi ketua DPRD Bangka Barat karena dengan semangat ini akan cepat memulihkan kondisi fisik dan trauma warga korban banjir.
Hendra Kurniadi,ketua DPRD Bangka Barat,”Luar biasa dengan semangat warga yang ingin memperbaiki jembatan,namun anggota dewan ini tidak menyinggung kapan jembatan ini bakal di renovasi  oleh pemerintah.
Ratusan warga setempat ikut menyaksikan proses pembuatan jembatan bahkan beberapa diantaranya mengantarkan makanan dan minuman, bagi pekerja, tiga jembatan utama di jalan nasional desa mayang hancur di terjang banjir,sementara ribuan warga tinggal di desa tersebut(hariyanto)