News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Drama Pasien Positif Covid-19 Diesekusi Paksa oleh Tim, Masyarakat Kota Jambi Cemas

Drama Pasien Positif Covid-19 Diesekusi Paksa oleh Tim, Masyarakat Kota Jambi Cemas

The Jambi Times, JAMBI  |  Seperti nya pejabat di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi baik itu Direktur utama, Direktur pelaysnan, Wakil direktur pelayananan harus bertanggungjawab  penuh soal kasus pasien yang positif virus corona dipulangkan.

Bukan itu saja pihak rumah sakit juga sudah melanggar peraturan kesehatan. Bukannya menekan penyebaran virus justru membiarkan peluang virus hinggap ke orang lain.
Pasca menyebarnya berita di media online  Selasa siang tadi soal.pasien positif virus  corona dipulangkan ke rumah. 

Malam ini menjadi heboh di perbincangan oleh warga kota Jambi khususnya  dua group WhatsApp humas kota dan provinsi.

Dengan kondisi ini akhirnya pihak Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (COVID-19)  Provinsi Jambi jemput paksa pasien positif virus corona.


Juru bicara COVID-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, "Bahwa pasien 01 masih di Kota Jambi, tim RSU Raden Mattaher segera jemput",kata Johan singkat.
Dari beberapa informasi yang diterima redaksi The Jambi Times, bahwa pasien menolak untuk di jemput.

Bukan itu saja bahwa tim penjemput  pasien tidak.mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai Prosedur Protokol  Kesehatan COVID-19 dari Kemenkes RI.

Alamat rumah Sekda Tebo ini terletak  di Kota Jambi tepatnya di  RT 11 Perumahan Buckingham Blok D No 8 Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Jambi Selatan.

Dengan adanya insiden di kediaman pasien positif virus corona, kawasan tersebut seperti pasar malam dan ramai oleh warga yang menyaksikan esekusi pasien.
Menurut Direktur RSU Raden Mathaher  membenarkan bahwa  pasien 01 atas permintaan keluarga dan berjanji di isolasi mandiri dirumah, klinisnya bagus itu  kata dokternya,.

Sedangkan Kepala dinas Kesehatan  Provinsi Jambi Samsiran kecewa terhadap keputusan pihak RSU, "Dan segera jemput balik pasien positif kembali ke RS, mengingat akan membahayakan orang lain, uji swab ke dua masih positif dan uji swab ketiga belum keluar hasilnya,' katanya.
Juru bicara Walikota Jambi yang juga Kepala bagian Humas Setda Pemerintah Kota Jambi Abu Bakar memberi saran  untuk segera diperiksa semua tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi karena abai dan tidak menjalankan Protokol Kesehatan COVID-19.

Pada pukul 22:08 Wib ini malam tim sudah berhasil membawa pasien positif kembali ke RSUD Raden Mattaher dengan mengunakan ambulance .


Keluarga pasien pun ikut diangkut untuk pemeriksaan lebih lanjut atau  akan masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Wilayah  sekitar perumahan pasien seharusnya disterilkan secepatnya jika tidak akan berdampak buruk kedepanya. Demi menjaga keselamatan orang banyak.




Zainul Abidin


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.