News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

COVID-19 Update 16 April: Kasus Positif di Jambi Bertambah menjadi 7 orang?

COVID-19 Update 16 April: Kasus Positif di Jambi Bertambah menjadi 7 orang?

The Jambi Times, JAMBI  |  Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 (Virus Corona), Achmad Yurianto, mengatakan, total kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia hari ini, Kamis, 16 April 2020, bertambah 380 kasus, totalnya mencapai 5.516 orang.⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
Total pulih 548 orang. Untuk korban yang meninggal dunia juga kembali mengalami penambahan sebanyak 27 orang, totalnya ada 496 orang.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Provinsi Jambi kasus positif virus corona  bertambah lagi, dari keterangan juru bicara gugus tugas corona virus (COVID-19) Johansyah pada hari ini, Kamis 16 April 2020 menjadi 7 orang sebelumnya 6 orang.

Dari beverap informasi yang diterima oleh redaksi The Jambi Times, pasien yang positif urutan 7 ini masih diduga rekan nomor 06 sesama jamaah tabligh warga Kota Jambi.

Dari informasi lain ada lagi kabar yang menyatakan  positif virus corona  adalah istri dari nomor 1 yang rujukan dari RS Sultan Thaha Sarifudin Kabupaten Tebo. Istrinya ini dinyatakan  positif setelah menerima hasil rapit test. 

Sedangkan dua anaknya juga di rapit test tapi hasilnya negatif.

Jika dari riyawat diatas sebenarnya jumlah warga Provinsi Jambi yang positif 8 orang.

Tapi berdasarkan laporan dari jubir COVID-19  Provinsi Jambi yang positif menjadi 7 orang.

Untuk  Orang Dalam Pemantauan (ODP) 16 April  jadi 447 kasus sebelumnya 467 kasus , Ini menyatakan ODP kembali turun menjadi  20 kasus.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 17 kasus, pada hari sebelumnya  13 kasus, kasus ini juga turun menjadi 4 kasus.

Sedangkan pasien yang diuji lab 5 orang sebelumnya 6, berarti ada penambahan 1 orang yang diuji lap.

Masih ada sedikit simpang siur  informasi soal pasien yang positif dengan nomor urut 7 ini.

Apakah istri dari nomor 1 atau  rekan sesama jamaah tabligh bernomor 6.(**)

⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.