Ini Tindakan Nyata Pemprov Cegah Covid-19 di Jambi
The Jambi Times, JAMBI | Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi selaku juru bicara penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi, Johansyah,SE,ME, Minggu (22/03/2029) menyampaikan upaya yang dilakukan oleh Tim Terpadu Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi sebagai berikut:
Sabtu (21/3) kemarin, Tim Terpadu telah melakukan penyemprotan disinfektan di SMA N Titian Teran, Bapelkes Provinsi Jambi di Pijoan, Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, .Mesjid di samping Universitas Jambi (di Telanaipura), .Mesjid Jamiatul Jannah di Sungai Kambang.
Pemeriksan kepada penumpang bus Laju Prima dari Kota Bandung di Terminal Tipe A Alam Barajo, Kota Jambi, tiba pada Minggu, 22 Maret 2020 jam 11.00 WIB. Jumlah tempat duduk 36, jumlah penumpang 17 orang.
Maklumat Kapolri Proses Yang Gelar Keramaian
Maklumat Kapolri Proses Yang Gelar Keramaian
Dilakukan pemeriksaan deteksi infra red thermometer Virus Corona oleh Tim Medis Kota Jambi dan petugas Terminal Alam Barajo dan Satuan Brimob Polda Jambi.
Pemeriksan kepada penumpang bus Sari Mustika Kota Pati di Terminal Tipe A Alam Barajo Kota Jambi, tiba pada Minggu, 22 Maret 2020 pukul 13.15 WIB. Jumlah tempat duduk 53, jumlah penumpang 7 orang.
Dilakukan pemeriksaan deteksi infra red thermometer Virus Corona oleh Tim Medis Kota Jambi dan petugas Terminal Alam Barajo dan petugas Terminal Alam Barajo.
Pemeriksaan kepada penumpang bus Lorena dari Kota Bandung akan tiba di Terminal Tipe A Alam Barajo, Kota Jambi, diperkirakan tiba pada Minggu, 22 Maret 2020 jam 22.30 WIB.
Jumlah tempat duduk 34, jumlah penumpang 15 orang. Dilakukan pemeriksaan deteksi infra red thermometer Virus Corona oleh Tim Medis dan petugas terminal.
Brimob Polda Jambi mengadakan sosialisasi upaya pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat dengan menggunakan mobil dinas Brimob Polda Jambi dilengkapi dengan pengeras suara, berkeliling ke tempat keramaian masyarakat.
Berdasarkan data yang diterima dari pihak Rumah Sakit Umum Raden Mattaher, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 12 (dua belas) orang, 7 orang laki-laki dan 5 orang perempuan.
Kedua belas orang tersebut mengisolasi diri di rumah masing-masing. Dengan demikian, jumlah ODP bertambah dari 132 menjadi 144 orang. Pasien Dengan Pengawasan (PDP) 13 orang, uji laboratorium/swab 7 orang, dan jumlah positif terpapar corona masih 0 atau belum ada terhitung pada Minggu (22/02/2009) malam.
(Mustar/Zainul).
