Bupati: Petugas Damkar Harus Siap, Sigap, Cepat, Cekat dan Cerdas
The Jambi Times - Merangin - Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Merangin harus selalu
siap, sigap, cepat, cekat dan cerdas dalam menghadapi musibah kebakaran
yang terjadi dimana saja dan kapan saja.
Hal tersebut ditegaskan
Bupati Merangin H Al Haris kemarin (1/3) pada upacara peringatah Hari
Ulang Tahun (HUT) Damker ke-97, yang berlangsung di Stadiun KONI Bumi
Masurai Bangko.
‘’Namun demikian harus kita ingat, bahwa lebih baik
mencegah dari pada harus memadamkan terjadinya kebakaran. Stop kebakaran
dan stop pencemaran asap,’’ujar Bupati saat membacakan pidato Menteri
Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada upacara tersebut.
Pada upacara yang
diiringi rintik hujan itu, bupati menegaskan peringatan HUT Damkar kali
ini, mengajak seluruh Bangsa Indonesia melakukan gerakan perang terhadap
kebakaran dan peting tindakan mengedepankan proventif atau pencegahan.
Apabila
terjadi kebakaran lakukan segera pemadaman dini, jangan biarkan api
tumbuh menjalar membesar, karena kobaran api yang telah membesar akan
sulit dipadamkan. Akibat dari itu semua dapat menimbulkan korban jiwa,
kerugian materi, kehilangan pencarian.
Selain itu, dampak kebakaran
akan mengakibatkan kemunduran ekonomi, kerusakan lingkungan. Lebih dari
itu kebaran hutan dan lahan gambut dapat menimbulkan bencana pencemaran
udara yang berdampak terhadap kesehatan dan transportasi serta
terganggunya aktivitas ekonomi.
Tugas pokok dan fungsi Damkar dikenal
dengan Panca Dharma yaitu, pencegahan dan pengendalian kebakaran,
pemadaman kebakaran, penyelamatan, pemberdayaan masyarakat dan
penanganan kebakaran bahan berbahaya/beracun.
Diakui bupati, sosok
petugas Damkar bekerja dengan siap siaga, hadir dalam penyelamatan jiwa,
melakukan tugas dengan ikhlas tanpa pamrih, tanpa mengharap pujian dan
sanjungan.
Tak berlebihan bila petugas Damkar yang bekerja 24 jam,
tidak mengenal hari libur. Siap memadamkan kebakaran dengan motto
‘pantang pulang sebelum api padam, walaupun nyawa taruhannya’.
Meneriknya
di ujung acara, digelar simulasi pemadaman kebakaran di sebuah rumah
yang penghuninya lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah.
Akibarnya rumah yang dalam kondisi terkunci itu, terbakar dan berhasil
dipadamkan tanpa merengguk korban jiwa. (Lik/adv)
