Lagi, Tanjabtim di Sapu Puting Beliung
The Jambi Times-Muara Sabak -Angin puting beliung kembali menyapu wilayah Kabupaten
Tanjung Jabung Timur. Desa Lambur Luar Kecamatan Muarasabak Timur porak
poranda Akibatnya, sekitar 40 rumah warga rusak, peristiwa terjadi
jumat malam (27/02/2015)
Dari 40 rumah yang rusak,Sebanyak 15 rumah diantaranya dilaporkan mengalami rusak berat, sementara 25 rumah lainnya hanya rusak ringan pada bagian atap. Selain itu beberapa fasilitas umum seperti masjid, Puskesmas, dan beberapa tiang listrik tak luput dari amukan puting beliung. Banyaknya jumlah rumah warga yang mengalami rusak berat karena rata-rata bangunan rumah warga terbuat dari kayu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Jamal, salah seorang warga yang rumahnya turut
terkena puting beliung mengungkapkan, angin puting beliung datang secara
mendadak dan begitu cepat meyapu beberapa wilayah mulai dari RT 1, RT
2, RT 3, RT 4 termasuk Dusun Siau Desa Lambur Luar. Warga yang
sebelumnya tertidur lelap berhamburan keluar rumah sambil menjerit
histeris. “Suasana saat itu mencekam, warga berhamburan keluar rumah
takut tertimpa bangunan, apalagi banyak daun rontok beterbangan disapu
angin. Selain itu, pepohonan tinggi diombang-ambing seperti mau
tumbang,“ ujar nya
Akibat pohon tumbang itu, lanjut jamal, kabel listrik PLN sempat
terputus. Sehingga Desa Lambur Luar mati lampu hingga pagi. Suasana baru
mereda sekitar pukul 00.15.WIB dini hari kemarin (28/2). Pihak
kepolisian Polsek Muarasabak Timur yang dipimpin Kapolsek beserta Camat
Muarasabak Timur dan TNI langsung datang ke lokasi kejadian dan membantu
warga melakukan evakuasi keluarga dan barang-barang serta
mengidentifikasi para korban. Selain itu mereka mendirikan Posko
darurat. Beberapa warga menitipkan barang milik mereka di Posko tersebut
dan sebagian lainnya mengungsi ke rumah-rumah keluarga dan tetangga
terdekat.
Menurut Jamal, kejadian angin puting beliung kali
ini cukup membuat shock warga setempat, sebab sejak 28 tahun lalu baru
kali ini aksi puting beliung melanda Desa Lambur Luar. “Selama ini yang
kita dengar sering di daerah Kampung Laut karena berada langsung di
pinggir laut, nah kalau di Lambur Luar ini baru kali ini setelah sempat
terjadi 28 tahun lalu,” terangnya.
Kapolsek Muarasabak Timur Zebua mengatakan, hingga
siang kemarin pihaknya masih berada di lapangan untuk membantu warga.
“Kita juga sudah koordinasi dengan Pemkab untuk penanganan lebih
lanjut,” jelasnya
Sementara itu pada siang kemarin, Sekda Tanjabtim Sudirman bersama
Kepala BPBD Tanjabtim Jafar serta Camat Murasabak Timur Idris langsung
mengunjungi para korban puting beliung. Selain memotivasi dan
menenangkan para korban, rombongan Sekda juga menyerahkan bantuan
tanggap darurat kepada para korban, berupa beras, terpal, mie instan,
matras serta paket sembako.
Menurut Sekda, untuk bantuan material bangunan pihaknya kini
masih melakukan identifikasi para korban untuk mengatahui berapa jumlah
korban yang rumahnya mengalami rusak berat dan rusak ringan, selanjutnya
baru Pemkab akan mengucurkan bantuan. Sedangkan mengenai kerusakan tiga
fasilitas umum seperti masjid, Puskesmas dan dermaga akan dilakukan
secepatnya melalui dana tanggap darurat.(51N/foto:ilustrasi)
