Ahok Bongkar Mafia Anggaran DPRD Banyak Dukung
The Jambi Times- Jakarta - DPRD DKI Jakarta menggulirkan hak angket
kepada Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait APBD 2015. Tak
terima, Ahok pun membongkar adanya anggaran siluman dalam draf APBD
tersebut.
Sekelompok massa yang mengatasnamakan Pijar Indonesia mendukung Ahok untuk membongkar mafia anggaran di DPRD DKI.
"Hak angket yang digulirkan DPRD DKI menjadi pertanyaan besar dan
menjadi sebuah titik balik untuk membongkar kasus penyelewengan anggaran
daerah. Anggota dewan yang dipilih oleh rakyat ternyata tidak
memperjuangkan kepentingan rakyat, namun hanya mengutamakan kepentingan
pribadi," ujar salah satu anggota Pijar Indonesia, Marlin Dinamikanto,
dalam rilisnya, Jumat (27/2/2015).
Menurutnya, dana yang diperuntukkan guna kepentingan pembangunan daerah menjadi arena bagi-bagi "kue" anggota DPRD DKI.
Anggaran siluman yang dibongkar Ahok, salah satunya yaitu pengadaan
uninterruptible power supply (UPS) dengan setiap sekolah dianggarkan Rp6
miliar. Ada 55 sekolah yang dicatat akan mendapatkan UPS.
"Anggaran yang mencapai Rp12,1 triliun ini akan mubazir jika
penggunaannya tidak tepat sasaran, padahal dengan anggaran sebesar ini
dapat membangun empat koridor Transjakarta dan menambah jumlah armada
angkutan umum," tuturnya.
Selain UPS, lanjutnya, dana bansos juga menjadi dana proyek yang
rawan tindak pidana korupsi. Dana yang diperuntukkan guna pemberantasan
kemiskinan itu menjadi "kue" yang harus dibagi-bagi anggota dewan.
"Ini tidak bisa dibiarkan, sama saja dengan mengisap darah rakyat miskin," kata Marlin.Seperti kepada okezone(susSusi Fatimah/foto:ist)
