Dandim Pantau Distribusi Pupuk Tidak Diselewengkan
The Jambi Times - Sarolangun - Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Budiawan Basuki akan menindak lanjuti secara hukum penyelewengan distribusi pupuk ke petani.
Penegasan itu dikatakan Dandim ketika pencanangan pembangunan jaringan irigasi desa (Jides) di desa Lubuk Sayak Pelawan, Selasa (20/1/2015).
"Kita komando kewilayahan meliputi dua kabupaten meliputi Sarolangun dan Merangin. Dan dalam program ketahanan pangan kita (TNI AD,red) terlibat," katanya.
Keterlibatan TNI AD di program itu, katanya, pertautan MOu ketahanan pangan secara nasional yang dilakukan antara Kasad dengan Menteri Pertanian.
"Maka di sawah pun kita diharuskan turun dampingi petani. Ya, karena di pusat terjalin, otomatis di daerah pun terlibat. Apalagi di desa ada babinsa," ujarnya.
Termasuk alur distribusi pupuk bagi petani nanti akan diawasi. Dan bila ternyata terjadi penyelewengan, ia menegaskan akan menindaklanjuti secara hukum.
"Penyaluran pupuk akan kita awasi, dan bila ditemukan diselewengkan atau dioplos, akan kita tindaklanjuti secara hukum bila memang terjadi," tegasnya.
Bahkan Dandim juga menyebutkan bahwa,bagi petani yang meminta tenaga TNI akan siap membantu,dan jika ada persoalan dengan masalah pertanian di persilahkan datang ke Kodim,‘’kita akan selalu siap membantu petani kita,danjangan pernah ragu untuk berkonsultasi dengan kami,jika di minta tenaga kita siap dan Kodim 0420/sarko sangat terbuka untuk petani’’tegasnya.
Sementara Wabup Sarolangun Pahrul Rozi mengatakan, potensi cetak sawah dan lahan untuk digarap di Sarolangun masih cukup tinggi. Sehingga bila digarap maksimal Sarolangun akan surplus beras.
"Ini harus dimanfaatkan, lewat pencanangan perbaikan jaringan irigasi desa, agar sawah bisa produktif. Kita di tahun ini terima dana pembangunan irigasi Rp 4 M, untuk 3.850 hektare sawah," pungkas wabub.(dar)