Soal Mobil Murah,Pemerintah Itu Dealer Atau Leader ?
![]() |
| (Ilustrasi) |
"Kita tidak sedang bicara harga mobil mahal atau murah. Tapi ini Terkait problem mentalitas elit pemerintah kita yang jadi dealer bukan sebagai leader," ungkapnya pada sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2013).
Menurut Haris, kebijakan mobil murah hanyalah akal-akalan dari peringgi negeri saja, tanpa berpikir untuk mencari solusi dari masalah kemacetan ataupun perindustrian yang selama ini digadang-gadang.
"Pemimpin dan para menteri bertindak sebagai agen utama, menjadi jurkam produk-produk asing. Baru kali ini pemerintah jadi jurkam produk asing, sepanjang sejarah Indonesia," tandasnya.
Sebelumnya, juru bicara mantan Presiden Gus Dur, Adhie M Massardi pun menuding adanya tindak korupsi yang besar dibalik kebijakan mobil murah yang dikeluarkan. Dimana ada sejumlah pihak yang menjadi mafia dalam kebijakan tersebut.
"Sebagaimana soal migas yang kita tahu dikuasai mafia, mobil juga sama dengan impor lain, dikuasai mafia. Yang menekan di sini mafia otomotif," kata Adhie.Seperti yang di angsir okezone.(ugo)
