Terpopuler

Back to Top

Video

Salman : Oknum Peras Warga di Punggut Perbulan

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


THE JAMBI TIMES - MERANGIN- Pertemuan Kapolda Jambi Brigjen Yazid Fanani dengan masyarakat di aula kantor camat Rantau Panjang Tabir, berdiskusi permalahan awa kericuhan.

Hingga warga harus menyetor perbulan dari penambangan emas kepada oknum tersebut.

Sedangkan pendapatan warga hanya mendapat 50 ribu, 100 ribu perhari untuk kebutuhan rumah tangga mereka masing-masing.

Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat tabir H Salman, dalam penyampaiannya, meminta kapolda, kapolres untuk menindak lanjuti oknum-oknum bermain dilapangan.

"Yang Meras ini sering meminta orang dari oknum polsek tabir kepada warga, " ungkap Salman.

Salman pun juga mempertegaskan, sumber iya katakan bukan bohong belakang.

"Inilah kenyataannya, saya percaya apa yang telah dilakukan para oknum, " katanya.

Senada disampaikan, Muhamad Zen, diapun merasa kecewaan, karena menurutnya penegakan hukum tidak memihak kepada masyarakat.

"Penegakan hukum tidak memihak kepada masyarakat, anak camat ditangkap dan dilepaskan, anak petani masih ditahankan, " kesalnya.

Zen pun, juga meminta kepada pihak kepolisia, melepaskan anak-anak ditangkap para anggota brimob.

"Untuk berhentikan penambangan emas itu, harus dengan stop minyak masuk kelokasi PETI. Gerakan inteljen kepolisia membongkar kasus ini, "pintanya.

Terpisah, Kapolda jambi Yazid Fanani akan melakukan penegasan kepada anggota bermain.

"Nanti jika benar kita evaluasi atau penundaan pangkat, " tegas Kapolda.

Lanjutnya, untuk anak petani yang telah ditangkap, sudah dilepaskan anggota polres merangin.

"Anak petani sudah kita lepaskan, cuma diminta keterangan, " jelasnya.

Pantau dilokasi, tampak yang hadir bupati merangin, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda.(Lik)