Aspan : Apo Maksud Kawan.!
The Jambi Times - Bangko - Adanya pekerjaan di desa Pelangki penghubung desa Lubuk Gaung, Kecamatan Batang Masumai, dikonflin warga setempat.
Hal ini membuat Aspan semakin memanas saat dituding, masyarakat ingkar
janji. Malah Aspan pun mengatakan mengapa awak media menulis tidak baik.
"Apo hal tulis, apa yang dimita saya jawab baik,. Ah kawan... Macam dak kenal bae, " ungkap Aspan Sambil Marah kamis (25/6).
Selain itu Aspan juga mengatakan saat dihubungi, mana pernah dia ingkar janji.
"Apo Maksud Kawan,!, " pesanya melalu ponsel.
Jika kaitkan dengan perkataan Ramaini masyarakat desa Pelangki ke awak
media, pernah menemui Aspan di ruangnya. Supaya jalan tersebut untuk
diperbaiki secepatnya.
"Jalan itu harus diperbaiki secepatnya, jangan kami di janjikan untuk dikerjakan, ini sudah lama ini, " ujar Ramaini.
Terkait berita pernah dituliskan thejambitimes.com, warga desa Pelangki
kecewa dengan kondisi jalan aspal dikerja pada bulan desember tahun
2014 lalu.
Kecewaan warga karena aspan belum juga menangapi permintaan, perbaikan jalan kembali.
Padahal jalan tersebut masih tanggungjawab Kabid Bina Marga Aspan selaku pemengang kendali pekerjaan Rp 200 juta tersebut.
"Jangan aspan ini nak janji nak nipu, saya selaku warga setempat tidak
suka ini, saya sudah juga ketemu dengan aspan, untuk perbaikan jalan ke
dusun kami, tapi apa janji janji. Itu saja dikatanya akan diperbaiki,
sampai kapan, " tegas.
Jalan tersebut diprotes warga setempat
adalah, jalan di desa Pelangki penghubung desa Lubuk Gaung kecamatan
Batang Mesumai, tidak sesuai pekerjaan, kondisi jalan dilewati
masyarakat.
"Dana itu sumber dari ABT, di anggarkan dana 200 juta,
yang kecewanya kita mengapa Pak Aspan itu tidak bisa mendengar derita
masyarakat, jangan suka duduk manis di kursi tolong donk di cek, "
ungkap Ramaini Warga setempat Rabu (24/6). (lik)

