Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Arsyad: Soal eKTP Masih Terkendala Blangko di Pusat

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
 
The Jambi Times, SAROLANGUN | Terkait dengan lambannya rekman eKTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sarolangun, yang sering menjadi sorotan dan keluhan oleh kalangan masyarakat dikarenakan masyarakat yang telah melakukan perekaman eKTP hingga berbulan bulan belum mendapatkan hasil rekaman tersebut. 
 
 Namun  kendala yang ada di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sarolangun yaitu sepertinya sering mengalami  kekurangan blangko dan juga kendala lainnya.
 
 Saat dikomfirmasikan The Jambi Times, Asyad Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sarolangun yang baru dilantik  membenarkan atas kurang puasnya pelayanan terhadap masyarakat yang telah melakukan perekaman eKTP setahun yang lalu namun hingga saat ini masyarakat tersebut belum dapat memiliki e KTP.
 
Hal tersebut terkendala kekurangan blangko eKTP karena blangko tersebut bukan dicetak di Dukcapil Sarolangun, tetapi dikirim dari Pusat dan juga sering terjadi adanya gangguan jaringan untuk koneksi ke pusat, saya akan berupaya untuk meningkatkan dan mempermudahkan pelayanan terhadap masyarakat dalam kepengurusan e KTP agar masyarakat merasa puas dengan pelayanan dari Dinas  Dukcapil Kabupaten Sarolangun'.
 
 Untuk kedepannya Arsyad kembali mengatakan," Apabila dkirim blangko eKTP dengan cara maksimal maka kami akan melakukan pencetakan eKTP secara masal namun sebelum kami akan melakukan perekaman  verifikasi terlebih dahulu, untuk update data kependudukan untuk menentukan status kependudukan yang sah karena mengingat apakah nama nama yang tercantum atau yang merekam tersebut sudah pindah atau sudah meninggal dunia,' unjarnya kepada awak media dengan nada serius. (DM)
Loading...
loading...