close
Iklan HUT Tanjab Timur ke 20 tahun 2019

Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

PANRB Sinergi untuk Melayani’ pada Presidential Lecture 2019

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

The Jambi Times, JAKARTA |  Setelah sukses mengadakan Presidential Lecture pada tahun 2018, kini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kembali mengadakan di Istora Senayan pada pertengahan bulan Juli 2019. Melihat kondisi negara dan fokus utama pemerintah, Presidential Lecture tahun ini mengusung tema “Bersinergi untuk Melayani”.

Peningkatan pelayanan publik merupakan salah satu sasaran dalam pelaksanaan reformasi birokrasi. Untuk mewujudkannya perlu didukung SDM yang berkualitas. “Kinerja Aparatur sipil negara (ASN) yang profesional akan menghasilkan pelayanan publik lebih baik,” ujar Deputi Bidang SDMA Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja saat ditemui usai memimpin rapat Koordinasi Presidential Lecture di ruang Samudra Pasai Kementerian PANRB, Jakarta (01/07). Dengan sinergi seluruh ASN, diharapkan dapat mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, efektif, dan efisien.

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas Presiden Joko Widodo mendatang. Salah satu yang dilakukan untuk mendukung hal tersebut dengan membuka wawasan dan perspektif calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui Presidential Lecture.

Dalam acara tersebut, para CPNS mendapat arahan strategis dari presiden dan beberapa tokoh penting dalam menjalani tugas negara sehingga mendapatkan pengetahuan dan memahami tantangan yang  akan dihadapi. “Filosofinya, para CPNS yang baru masuk harus diberikan pandangan atau arahan strategis dari pimpinannya. Seperti provinsi, kabupaten, dan kota untuk mendapat arahan strategis dari pimpinan tertingginya,” papar Setiawan. Diharapkan setiap kepala daerah melakukan hal serupa.

Kuliah umum bersama presiden ini akan dihadiri 6000 CPNS dari 76 kementerian/lembaga dan 34 provinsi. Pemateri berasal dari kalangan birokrat, swasta, bahkan dihadirkan dari negara lain. 

Jika tahun sebelumnya memainkan angklung secara bersamaan, Presidential Lecture kali ini akan menampilkan perkusi yang dimainkan secara serentak. Selain itu, juga aka nada penampilan lain yang tidak ditampilkan di Presidential Lecture pertama. (clr/HUMAS KEMENPANRB)
Loading...
loading...