Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Anak di Bogor Tewas Akibat Granat

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times




The Jambi Times, BOGOR | Tiga anak asal  Desa Ciaruteun Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat menjadi korban meledaknya grana, saat itu korban sedang asik  bermain.
Tiga korban meninggal dunia karena luka parah di bagian kepala.

Seorang warga Cibungbulang, Sarbini (52) mengatakan, "Kejadian meledaknya granat itu terjadi diperkirakan pada pukul 12.00 Wib.

Saat terdengar suara ledakan granat dari arah lapangan tembak milik Tentara Nasional Indonedia (TNI ) yang berada di Gunung Kapur kampung Padati Mondok.

“Saya kira suara TNI latihan, karena sydah hal yang biasa didengar, ternyata kata warga ada kejadian ledakan granat,” kata Sarbini, Kamis (14/02/2019) siang.

Sarbini menjelaskan, dirinya langsung menuju lapangan tembak yang berjarak kurang lebih 1 km, tempat diman suara ledakan itu terjadi.

“Setelah sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) terlihat sudah ramai warga melihat peristiwa tersebut dan tiga anak sudah terkapar,” kata Sarbini.

Ketiga korban tersebut berinisial MIM (10), MDF  (14) dan FI (10) .
Tiga korban ini sudah tidak berdaya dan langsung dilarikan ke RS Pemerintah Leuwiliang.

“Korban MIM  meninggal dunia akibat luka bakar yang cukup serius di bagian kepala,” kata Sarbini.
Sementara, korban MDF dan FI dalam kondisi kritis.

Kapolsek Cibungbulang, AKP. Agus membenarkan kejadian meledaknya granat yang menyebabkan satu anak meninggal.

Menurut Kapolsek,"Ketiga anak tersebut menemukan granat  dalam kondisi aktif lalu di mainkan. Karena koeban tidak tahu soal granat tersebut masih aktif, lalu mereka memainkan granat itu dengan cara dibanting ke tanah,” kata Agus di  TKP.

Reporter: Sulaeman
Editor:  Zainul Abidin

Loading...
loading...