Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Terkait Masalah Muslim Uighur, Senator Asal Aceh Minta Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
JAKARTA | Dugaan tindak pelanggaran HAM oleh Pemerintah Repuplik Rakyat China (RRC) atas minoritas muslim Uighur memicu reaksi dari masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Berbagai tanggapan, kritik dan aksi protes muncul dari berbagai kalangan terhadap perlakuan semena-mena dan tidak adil bagi muslim Uighur.

Anggota DPD RI asal Aceh  Sudirman yang populer disapa Haji Uma turut serta menanggapi perihal kasus muslim Uigur yang sedang disorot dunia ini. Tanggapan senator ini disampaikan melalui siaran pers yang dikirim ke sejumlah media, Sabtu (22/12/2018).

Dalam pernyataannya  Sudirman meminta Pemerintah Indonesia untuk memberi perhatian khusus terhadap persoalan dugaan pelanggaran HAM terhadap minoritas muslim Uigur di China.
"Pemerintah Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, kita harap untuk memainkan peran diplomasi dalam upaya advokasi tindak pelanggaran HAM atas muslim Uighur. Pemerintah Indonesia harus bersikap tegas dan melakukan upaya kongkrit dalam hal ini", ujarnya.


Menurut senator yang duduk di Komite II DPD RI ini, apa yang disampaikannya ini adalah bagian cerminan pandangan dan harapan dari seluruh muslim di Indonesia dan khususnya Aceh. Atas dasar mengartikulasi aspirasi rakyat Indonesia, maka pemerintah harus melakukan upaya dan angkah kongkrit terhadap permasalahan muslim Uighur di Xinjiang, China. 

Langkah pemerintah Indonesia dapat dilakukan dengan upaya diplomasi langsung dengan China melalui Kedubesnya di Jakarta serta membawa masalah muslim Uighur dalam berbagai forum dunia, baik Asean, PBB dan lainnya. 

"China memiliki kepentingan besar dalam bidang ekonomi dengan Indonesia, ini dapat menjadi posisi tawar kita untuk persoalan muslim Uighur. Bila diperlukan, kita mesti mengkaji huhungan ekonomi dan perdagangan dengan China. Sebab jika Pemerintah China tidak menanggapi secara positif, tidak tertutup munculnya tindak aksi boikot produk China oleh masyarakat", tutup Sudirman.

Koresponden: Muhammad

Loading...
loading...