Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Harga Kopra 2000, Petani di Halmahera Resah

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

ACEH | Harga kopra yang anjlok berimbas pada pembiaran buah kelapa siap panen hingga menjadi rusak. 

Semangat petani menurun lantaran hargamL jual tidak cukup untuk menutup biaya produksi.
"Petani kelapa memilih beralih menjadi buruh kerja kasar di sejumlah proyek pembangunan  dan beralih menjadi buruh harian, daripada mengolah kopra, karna harganya hanya 2000 ribu", kata seorang petani kopra  bernama Samsul (35) saat The Jambi Times mewawancarainya di Desa Dodaga Kecamatan Wasile Timur Kabupaten Halmahera Timur  Kamis (13/12/2018).

Kalau mengolah kopra dengan harga Rp2000/kilogram tidak ada manfaat yang diterima petani. Meski demikian kami tetap mengolahnya.

Karena mau dan tidak mau kami tetep mengolah karena itu penghasilan kita, kita tidak olah mau makan apa kita.

" Kami sangat resah dengan turunya harga kopra",ungkap Samsul.
Harga kopra pada tingkat penampung di di Desa Subaim  Kecamatan Wasile dinilai 2000, kalau ada kopra hari ini di jual ke saya, saya beli 2000/kilo", ungkap Taha pengusaha kopra sukses.

Di daerah Wasile, jadi bukan masyarakat saja yang ikut dampaknya, kita pengusaha juga kena imbas dengan turunnya harga kopra ini,

Pria asal Bugis tersebut menuturkan, biasanya kemarin masih harga mahal, stok kami biasanya se bulan sampai  300 ton, sekarang hanya 100 ton, bahkan dengan penurunan harga tersebut, berimbas pada pengurangan karyawan kami di gudang.

Ketika media ini menanyakan  soal isu yang beredar adanya monopoli harga oleh pengusaha kopra,Taha menepisnya. tidak  benar itu lo kita juga harga kopra turun kita juga susah, bahkan beliau menyebutkan, mau monopoli gimana sekarang pembeli kopra yang datang beli ke Wasile juga banyak ko, yang di jual ke pedagang di luar itu sekitaran 60 persen sedangkan ke kita cuman 40 persen.

" Jadi soal kemarin mahasiswa yang berdemo di kecamatan  soal  anjlok harga kopra, dan sempat lewat di depan toko saya dan mereka  berorasi tentang harga kopra, pria yang mewarisi usaha ayahnya tersebut mengatakan ," Sah - sah saja kalian menyampaikan aspirasi, itu hak anda tapi kan bisa di pahami bahwa anjloknya harga kopra adalah masalah kita semua ini di karenakan  mungkin dampak  embargo Eropa terhadap Indonesia", tutupnya( Ary)
Loading...
loading...