Terpopuler

Back to Top

Video

Asnawi: Aceh Hebat kalau dibangun secara profesional

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
ACEH |  Professional itu untuk membangun bangsa yang lebih maju  hal ini di sampaikan oleh Asnawi atau yang biasa disapa Abu Awi Putra Kelahiran Aceh Utara 01 November 1980 Sebagai pimpinan Pesantren ( Dayah ) Babul Iman Gampong Madan.

Sosok yang bersahaja dan berkarismatic  yang penuh pendirian yang mampu memperkuat Masyarakat pesisir dan peduli social kepada sesama.

Abu awie yang pernah menjabat  Sebagai Ketua Lembaga Hukom Adat Laot Panglima Laot Aceh Utara,(HSNI) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Wilayah Aceh Utara, (YPMAN) Yayasan Pangkai Meurenoe Aneuk Nelayan Aceh Utara, Panglima Laot Aceh Selat Malaka ( Regional Bireun Sampai Tamiang ), Panitia Masjid Kemukiman Madan,dan Kegiatan Sosial Lainya.

Asnawi Kepada Awak Media Sabtu 01 Desember 2018 Menyampaikan Profesional itu sangat penting untuk memajukan Bangsa ini,untuk memajukan bangsa ini harus kita memulai dari hal kecil maka nantinya akan menjadi besar.

“Life would not be better because a chance, life will always be better because of the courage to take action at every chance.” (Kehidupan tidak akan menjadi lebih baik karena sebuah kesempatan, kehidupan akan selalu menjadi lebih baik karena keberanian untuk mengambil tindakan di setiap kesempatan).

Kata –kata ini menjadi sebuah motivasi bagi  Asnawi  atau Abu awi yang di beri kepercayaan oleh Masyarakat untuk Melangkahkan kakinya kekursi parlemen Dewan Perwakilan rakyat Aceh ( DPRA ) Dari Partai Gerindra ( Gerakan Indonesia Raya) Nomor Urut No 5 pada Pemilu Tahun 2019.ini adalah moment penteng untuk penciptakan perubahan yang lebih luas semi kemakmuran Rakyat Aceh Pungkas Abu Awie.

Koresponden: Muhammad