Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Sudah Sebulan Harga Ikan Basah di Aceh Melambung Tinggi

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

ACEH | Harga ikan disejumlah pasar tradisional di Kota Panton Labu mengalami kenaikan signifikan. Hal tersebut karena kurangnya pasokan ikan akibat minimnya tangkapan nelayan.
M.Yusuf, salah satu pedagang ikan di pasar tradisional Panton Labu mengatakan, " Minimnya pasokan ikan dari para nelayan ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir, sudah sebulan ini pasokan ikan dari nelayan berkurang,” katanya.

Menurutnya, " Minimnya pasokan ikan tersebut membuat harga ikan menjadi mahal. Untuk jenis tongkol harga jual per kilonya mencapai Rp25 ribu dari sebelumnya Rp35 ribu. Bahkan harga ikan Selar juga naik dari sebelumnya Rp25 ribu/ tumpuk, kini sampai Rp35 ribu/ tumpuk. 

“Kita ngambil ikan dari nelayannya mahal, jadi jualnya juga mahal,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Marzuki, toke bangku di pasar ikan Kota Panton Labu. “Pasokan ikan disini sejak sebulan lalu kurang. Bahkan para pedagang juga harus berebut jatah dengan harga beli yang meningkat tajam,” katanya.

Tingginya harga ikan juga dikeluhkan oleh sejumlah pembeli. 

Ainol (34), warga Matang Mneh Kecamatan Tanah Jambo Ayo mengatakan, " Jika banyak ibu - ibu yang mengeluh karena mahalnya harga ikan. Banyak tetangga saya yang mengeluh bahkan mereka banyak yang beli telur karena mahalnya harga ikan,” keluhnya.

Sementara itu, Ibrahim salah seorang nelayan di kecamatan Senuddon mengaku, " Minimnya pasokan ikan ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Aceh Utara akibat minimnya hasil tangkapan yang didapat nelayan.

Menurutnya, " Penyebab menurunya hasil tangkapan ikan selain karena faktor cuaca yang sering tidak bersahabat, dan dibatasinya pembelian bahan bakar solar.

“Makanya harga jual ke pedagang cukup tinggi, karena biaya transportasi melaut juga lumayan tinggi,” tukasnya.

(Sayuti)
Loading...
loading...