Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Busana Pengantin Adat Melayu Jambi Diperagakan, Panitia Asyik Berselfie

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
JAMBI | Rakerda Dekranasda Provinsi Jambi digelar di Auditorium rumah dinas gubernur, Kamis (15/11/2018).

Kegiatan ini mengusung tema " Kita tingkatkan inovasi perajin menuju produk kriya berdaya saing di era ekonomi digital".

Kegiatan ini di hadiri oleh mayoritas kaum hawa dengan berbusana adat melayu Jambi dimasing - masing daerah.

Dalam sambutannya, Sekda M.Dianto menyarankan  pengurus Dekranasda Provinsi Jambi untuk bekerjasama dengan perbankan untuk mengajak para usaha kerajinan menengah agar dapat  pinjaman biaya untuk usaha lebih maju dan juga dapat bersaing".

Dan secara resmi Sekda membuka Rakerda Dekranasda Provinsi Jambi ini dengan diakhiri sambutan fashion show dengan mengunakan pakaian pengantin adat dari berbagai daerah, misalnya dari Kabupaten Kerinci, Pakaian adat kota Jambi dan daerah lainnya yang di peragakan oleh masing - masing perwakilan daerah dengan pasangan lelaki dan perempuan sebagai pasangan  penguna pakaian adat khas melayu Jambi.

Namun cukup di sesalkan, pihak panitia tidak maksimal bekerja sebagai panitia penyelenggara kegiatan dalam Rakerda Dekranasda yang mengabaikan peragaan dua pasangan yang mengunakan busana pengantin ala melayu adat Jambi, dibiarkan berjalan berduaan tanpa di dampingi, panitia acuh tak acuh tidak peduli dan terkesan tidak tertata dengan baik.

Ketika pasangan busana pengantin  mengelilingi kursi tamu tidak di dampingi oleh pihak panitia dari arena yang dilalui, pengantin terhalang  dan dijejali oleh para tamu yang berdiri sehingga menggangu peraga pasangan yang sedang berlengak-lenggok berjalan.

Sebenarnya pasangan pengantin yang mengunakan busana adat, etikanya ada yang mendampingi dua orang di samping atau di belakang. Seperti pengantin sungguhan yang menghampiri pelaminan.

Ini tidak justru terlihat panitia khususnya kaum wanita baik muda maupun tua sibuk berselfie ria saat acara sedang berlangsung.

Apalagi yang hadir dalam pemaparan dialog yang disampailan oleh wasekjen dekranas pusat terlihat peserta sedikit yang ikut dialog interaktif tersebut.

Kursi banyak yang kosong dan hanya dipenuhi oleh para pasangan peraga busana pengantin saja.
Saat diawal acara, kursi memang terlihat penuh oleh para tamu dan peserta.

Sebelumnya acara ini didahului dengan tarian sembah melayu agung dari kesenian gubernuran Jambi. ( adi/zai)
Loading...
loading...