Terpopuler

Back to Top

Video

Aksi Mahasiswa Usut Kasus Proyek Jalan

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

TERNATE | Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Besar Forum Mahasiswa Loloda Maluku Utara (FORMAL-MU). Mendatangi Polda Malut dan menggelar Aksi Demonstrasi, Senin (5/11/2018).

Aksi unjuk rasa yang diwarnai dengan tarian perang Cakalele ini, melaporkan sejumlah temuan pada proyek peningkatan Jalan Haspal Lapen Dama -Cera, Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Proyek peningkatan Jalan Haspal Lapen Dama - Cera yang di tangani PT. Cipta Aksara Perkasa dengan panjang 12 Km, menelan anggaran 18 Milyar  Dana Alokasi Khusus Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (DAK ABPD) ini, diduga kuat terjadi kongkalikong antara  pihak PT. Cipta Aksara Perkasa dan Pemda Halut dalam hal ini, PU-PR sehingga pekerjaan tidak membuahkan hasil yang baik dan terkesan dikerjakan secara asal - asalan.

Menanggapi hal itu, Kanit II Bagwassidik Ditkrimsus Polda Malut AKP. Tajuddin kepada sejumlah awak media mengatakan, pihaknya berterima kasih atas informasi dan dan masukan yang di sampaikan oleh BP.Formal - MU dan akan di tindaklanjuti.

"Kami dari reserse kriminal khusus akan menindaklanjuti dan  menyampaiakan kepada subdit III Ditkrimsus Polda Malut, yang menagani tindak pinada korupsi untuk menindaklanjuti sampai sejauh mana permaslahan itu," ucapnya.

Lanjutnya mengatakan, laporan tersebut akan diproses sesuai mekanisme dan prosedur hukum soal KUHAP, UU korupsi dan menajemen pendidikan. Dari situlah polisi akan melakukan tindakan berupa penyilidikan.

"Kita liat progresnya, kalau dalam penyelidikan memang ada hal - hal yang perlu di tindaklanjuti yang mengarah ke tindak pidana, polisi terutama Krimsus akan melakukan penyidikan sehingga akan terbuka fakta - fakta hukum berkaitan dengan laporan itu," tutupnya.(ary)