Terpopuler

Back to Top

Video

Executive Board BRORIVAI Center Hadiri Indonesia Forum 2018

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


SINGAPURA  | Di tengah gejolak perekonomian global, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai merangkak naik. Data kuartal II 2018 yang mencapai 5,27%, dan melampaui pertumbuhan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura, sontak mendapat perhatian oleh para komunitas bisnis, komunitas diplomatik, pembuat kebijakan, lembaga strategis dan riset yang konsen dengan dinamika politik dan sosial-ekonomi Indonesia.

Salah satu lembaga strategis yang konsen dalam riset politik, keamanan dan pembangunan yang berbasis di Indonesia Timur, BRORIVAI Center ikut menghadiri.

Indonesia Forum 2018 yang bertema “Evolving Political, Economic and Business Environment Going into 2019”.

Kegiatan ini diorganisir oleh ISEAS (The Institute of Southeast Asian Studies) dan Universitas Michigan yang diselenggarakan pada 21 September 2018 di Orchard Hotel, Singapura.

Menurut Executive Board BRORIVAI Center, Muhammad Alif Andyva, forum ini sangat penting karena membicarakan lanskap dan dinamika lingkungan politik, ekonomi - bisnis pada 2019 yang bertepatan dengan tahun politik dan Pilpres.

Seperti diketahui Indonesia telah mengalami transisi signifikan dari pemerintahan otoriter di bawah Orde Baru ke pemerintahan demokratis yang dinamis. Sistem demokrasinya telah berkembang dan telah berhasil menghasilkan sembilan pemilihan umum, ratusan pemilihan lokal, dan menyaksikan tiga kepala negara dengan damai meninggalkan jabatan demi para pengganti terpilih.

“Pada April 2019, Indonesia akan untuk pertama kalinya melakukan pemilihan Presiden dan Parlemen secara bersamaan. Mengingat ekspektasi situasi politik yang memanas, dan investor bertanya-tanya bagaimana Indonesia akan menavigasi perekonomiannya selama tahun-tahun politik.
 
Bahkan tanpa mempertimbangkan isu pemilu, Indonesia sering menjadi tempat yang menantang untuk beroperasi untuk bisnis karena kombinasi dari infrastruktur yang tertinggal, kompleksitas peraturan dan ketidakpastian”, ungkap penstudi strategis dan hubungan internasional ini.

“Forum ini merupakan wahana dalam menyatukan kombinasi para ahli Indonesia untuk berbagi perspektif tentang lanskap politik, ekonomi dan bisnis yang kini sedang berkembang, termasuk prospek masa depannya, serta dalam memfasilitasi jaringan di antara para pemimpin bisnis yang mencari peluang untuk bersinergi di Tanah Air”, jelasnya.

Salah satu nara-sumber penting Indonesia yakni yang hadir Menteri Perindustrian, Ir. Airlangga Hartarto dan diikuti sejumlah komunitas bisnis, para pembuat kebijakan, akademisi, dan mereka yang tertarik dengan perkembangan politik dan sosial di kawasan Asia Tenggara.(*)