Terpopuler

Back to Top

Video

Amirah, Volunteer Asian Games XVIII Asal Lampung Utara

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

THE JAMBI TIMES ,-  LAMPUNG UTARA - Suksesnya gelaran Asian Games 2018 yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang sejak 18 Agustus hingga 2 September 2018 menyisakan banyak momentum indah serta catatan penting bagi Indonesia sebagai Tuan Rumah.

Tak hanya itu, keberhasilan gelaran kompetisi olahraga yang dijadikan barometer para atlet se-Asia ini juga tidak terlepas dari adanya peran volunteers (sukarelawan) pendamping para atlit.
Dalam pantauan awak media ini, salah satu volunteers Asian Games XVIII, juga berasal dari Kotabumi Kabupaten Lampung Utara.

Tercatat, Amirah Srimurlia Alamsyah, buah hati Rachmat Alamsyah dan Sriyani, yang berdomisili di jalan Dewi Shinta Kelurahan Rejosari Kecamatan Kotabumi Lampung Utara ini, juga tergabung sebagai volunteers pendamping atlet untuk negara Korea Selatan.

"Pada Asian Games ke-18 ini, saya mendapat kesempatan menjadi salah satu relawan pendamping atlet yang bertugas di Palembang. Atlet Korea Selatan menjadi negara yang saya dampingi selama perhelatan olahraga se-Asia ini," ujar Amirah Srimurlia, saat dikonfirmasi, melalui pesan whatApps, Senin, (03/09/2018). 

Saat diwawancarai, dirinya mengatakan sangat bersyukur atas anugerah yang diamanatkan kepadanya dan juga kepada rekan-rekan yang tergabung sebagai Volunteers Asian Games 2018.

"Saya sangat bersyukur atas pencapaian yang diamanatkan kepada diri saya dan seluruh rekan-rekan volunteers Asian Games 2018. Berbagai suka maupun duka kami jalani dengan tulus dan gembira," tutur Amirah.

Diakui gadis berhijab berusia 18 tahun yang saat ini menjalani pendidikan sebagai mahasiswi Universitas Lampung program studi S1 PGSD semester II, sangat berkesan selama mendampingi para atlet dari Negara Korea Selatan.

"Para atlet Korea Selatan begitu ramah dengan seluruh panitia dan volunteers yang ada. Tidak banyak kesulitan yang kami hadapi, baik secara teknis maupun nonteknis lainnya," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Asian Games 2018, Erick Thohir menyampaikan perhelatan Asian Games XVIII merupakan sebuah kerja besar yang baru saja dituntaskan. Dikatakannya, sebuah sejarah kebangsaan telah diukir dengan kebersamaan.

Erick Tohir juga menyampaikan ungkapan terima kasih atas jerih payah seluruh panitia penyelenggara dan juga volunteers yang tergabung dalam Asian Games XVIII Jakarta - Palembang.
"Para Panitia dan Volunteers yang saya cintai, terimakasih mendalam saya haturkan. Meski terpencil dari hiruk pikuk di gelanggang, meski tersembunyi dari sorotan dan publikasi media, meski terselip diantara gegap gempitanya rangkaian Asian Games ke-18 ini. Namun sesungguhnya, kalianlah yang telah membangun panggung itu. Ketika medali disematkan, sesungguhnya kalianlah yang sedang mengalungkan medali tersebut kepada para juara. Ketika lagu-lagu kebangsaan dikumandangkan, sesungguhnya sebagian penghormatan itu adalah milik kalian," ungkap Erick Thohir, dalam pers release yang disampaikannya pada awak media ini, Senin, (03/09/2018).

Lebih lanjut disiarkan Erick Thohir, yang juga merupakan Putra Terbaik Provinsi Lampung asal Gunung Sugih Lampung Tengah ini, tanpa kerja keras panitia pelaksana dan volunteers siang dan malam, niscaya perhelatan Asian Games ke-18 ini tidak akan sukses hingga resmi ditutup pada malam tadi, Minggu, (02/09/2018). 

"Kalian telah mewakafkan semua yang terbaik yang kalian miliki untuk bangsa ini. Kalianlah inspirasi Asia, pahlawan olahraga Indonesia yang sejati. Kalian telah berhasil menjadi bagian pemersatu Bangsa Indonesia. Mohon maaf jika dalam proses penyelenggaraan Asian Games ke-18 ini terselip salah dan khilaf. Sebuah kehormatan bisa bekerja bersama orang-orang terbaik bangsa Indonesia," papar Erick Thohir.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia yang diketahui meninggal dunia saat pelaksanaan Asian Games 2018 berlangsung, yakni Goenardjo Goenawan, Maryama Bustam, Rudy Hariardi, Fortius Siregar.

"Jayalah selalu Bangsaku, Jayalah Olahraga Indonesia! Jadilah the Energy of Asia!" terang Ketua Panitia Asian Games 2018, Erick Thohir.(Deferi/Ardi)