Terpopuler

Back to Top

Video

Akhirnya Wartawan Buat Laporan Atas Penghinaan dimensos

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
LAMPUNG | Menindaklanjuti dugaan pencemaran profesi wartawan oleh seorang pengguna akun Facebook atas nama Marryo Chelbuzt dilaporkan oleh sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Mesuji ke Polres Mesuji.

Berikut salah satu percakapan Screnshots yang beredar di dunia media sosial dikutip berhasil media ini berdasarkan bahan bukti laporan yang di bawa oleh awak media ke Polres Mesuji. 

"Saya paling benci dengan wartawan bisanya mengancam ujung ujungnya uang juga artinya wartawan itu kriminalitas berselubung suka makan uang haran garis besarnya "Pecundang penjilat", "kutipan percakapan akun tersebut.

Sementara akun tersebut berkomentar di salah satu status Akun Facebook atas nama Khamami yang juga bupati Kabupaten Mesuji Lampung pada 7 September 2018. Terkait persoalan tersebut sejumlah awak media yang tidak terima atas komentar tersebut melaporkan oknum atas nama Marryo Chelbuzt ke Polres Mesuji. Nara Sukarna wartawan salah satu media di Lampung yang melaporkan ke unit tipidter Polres Mesuji mengatakan, bahwa pihaknya tidak terima atas pencemaran profesi wartawan. 

"Ya,  saya sebagai wartawan tidak terima atas pelecehan profesi saya sebagai wartawan, bila mana dia menyebut oknum sudah berbeda lagi, mungkin saya tidak tersinggung, untuk itu saya melaporkan akun facebook itu ke polres Mesuji, "kata Nara Sukarna di Polres Mesuji.

Selain itu Nara juga mengungkapkan bahwa wartawan di Mesuji semua gerah dan sepakat untuk melaporkan akun tersebut ke Polres Mesuji. "Tidak saya sendiri tapi sebagian besar wartawan di Mesuji yang hadir ke Polres Mesuji untuk melaporkan akun tersebut namun ada beberapa awak media yang lain tidak bisa hadir karena ada kepentingan lain yang tidak bisa di tinggalkan, "ungkap Nara. (R/jalosi/er/d/m)