Terpopuler

Back to Top

Video

Ibu Memasak,Anak Tewas Tenggelam

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - MERANGIN - Gara gara masak di dapur,Sri Hartati (27) dan Alexander (33), warga Dusun Padang Lalang, Desa Biuku Tanjung, Kecamatan Bangko Barat,harus berduka kehilangan anaknya, RA yang masih berusia 3 tahun.

Awalnya Sri Hartati, ibu korban lagi masak didapur ,sekitar pukul 10.00 wib baru tersadar bahwa anaknya tidak ada kelihatan barmain di dalam rumah dan di luar rumah,ibu korban langsung panik dan mencari korban.

Namun tidak beberapa lama Sri Hartati terkejut dan shock milihat anaknya dalam keadaan megapung dan tidak beryawa di dalam bekas galian sumur berisi air kedalaman sekitar 2 meter. 

Sri Hartati langsung bertiriak sambil minta tolong kepada warga sekitar tidak beberapa lama warga datang langsung mengevakuasi jasat korban di dalam sumur,setelah itu di bawa kerumah orang tua korban.

Aparat kepolisian yang mendapatkan informasi, langsung mendatangi lokasi kejadian di Dusun Padang Lalang. Karena ini murni musibah dan orang tua korban tidak mengizinkan anaknya untuk divisum, aparat kepolisian hanya mendata dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

Kapolres Merangin AKBP. I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Bangko, IPTU Echo Sitorus, membenarkan, ada temuan mayat seorang bocah di Dusun Padang Lalang Desa Biuku Tanjung.

“Dari keterangan saksi, korban terjatuh kedalam sumur saat bermain sendirian dilokasi kejadian, kini jenazah korban sudah berada di rumah duka,” jelas IPTU Sitorus, Sabtu(11/8/2018).

Kapolsek juga mengatakan dan menghimbau, agar orang yang mempunyai anak yang masih kecil, jangan ditinggal main sendirian.

"Jika ada sumur yang tidak digunakan maupun yang masih digunakan, agar ditutup demi keselamatan dan jangan sampai terjadi hal yang serupa", kata Kapolres.(sar)