Terpopuler

Back to Top

Video

Benarkah Dana Desa di Sunat?

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - Rote Ndao -- Masyarakat di Desa Lida Manu, Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndau di buat terheran-heran dengan proyek yang ada di desanya, proyek tersebut tanpa melibatkan masyarakat setempat.

Hal inilah yang menjadi pertanyaan besar di dalam diri Gasper Ambesa dan RW Marthen Sinla'e Dua tokoh masyarakat di Desa Lida Manu.

Mereka mempertanyakan, seharusnya dana desa  di laksanakan swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat. Namun yang terjadi pekerjaan dana desa di kerjakan Kades dengan aparat pemerintah desa tanpa melibatkan masyarakat.

“Dana desa seharusnya dilakukan secara swakelola dengan mempekerjakan masyarakat desa , bukan di swakelola oleh Kades dan perangkat desa”, tegasnya.

Gasper menjelaskan  “pekerjaan yang dikerjakan  di Desa Lida Manu ada tiga buah Deker di Oendule dengan anggaran tahun anggaran 2017 sebesar  Rp.105.400.000.

Juga pengerjaan Scruil (Jalan tembus) yang di anggarkan Rp 119.700.000  tahun 2017 . Sayangnya proyek tersebut sudah rusak dan tidak dapat di gunakan masyarakat desa., kesal Gasper.

Ia menambahkan ada empat pekerjaan proyek di Desa Lida Manu dikerjakan oleh aparat desa tanpa melibatkan masyarakat. Proyek tersebut hanya di kerjakan oleh aparat desa yakni Kepala Desa Sendiri Paulus Muskanfola, Kepala Dusun Oendule Jet Matau, RW Marten Sinlae dan RW Yoan Sinlae, terangnya.

Ketika di konfimasi, Paulus Muskanfola Kepala Desa Lida Manu Kecamatan Rote Tengah, via telepon selular mengaku dirinya tidak tahu, persoalan yang terjadi di Desa Lida Manu.
Kades mengatakan, silahkan wartawan menanyakan saja kepada ketua TPK Desa Lida Manu. 

“Menyangkut itu saya tidak tahu, nanti pak wartawan tanya TPK saja ,”ucap Kades Paulus Muskanfola.( Dance henukh)