Terpopuler

Back to Top

Video

Sahril Akhirnya ditemukan Mengapung

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - MUARA SABAK  - Sahril (22) warga  Desa Majelis Hidayah yang berprofesi sebagai nelayan akhir di temukan mengapung setelah di lakukan pencarian selama dua hari.

Dugaan sementara korban yang tidak bisa berenang nekad terjun ke laut untuk memperbaiki kipas kendaraan air (pompong )yang terbelit jaring karena saat itu cuaca kurang bersahabat angin dan ombak kencang korban akhirnya tengelam.

Berdasarkan informasi di dapat di lapangan, korban pergi ke laut seorang diri pada Jum’at (1/6) subuh . Hingga malam tiba korban tidak kunjung pulang,  menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga. Akhirnya pihak keluarga dan warga sepakat pada malam tersebut melakukan pencarian.
Namun dikarenakan cuaca yang tidak mendukung, pencarian korban pada malam itu tidak membuahkan hasil.

Keesokan harinya,Sabtu (2/6), masyarakat kembali melakukan pencarian terhadap korban. Namun lagi-lagi korban tidak kunjung ditemukan, warga hanya menemukan pompong korban yang telah kandas di salah satu beting yang ada di Kecamatan Kuala Jambi.

“Korban akhirnya baru ditemukan pada Minggu (3/6), sekitar pukul 13.30 WIB, di perairan Kuala Enok,” ujar Kades Majelis Hidayah Toni, yang turut melakukan pencarian.

Menurut Toni, korban diduga nekad terjun ke laut karena hendak memperbaiki kipas pompongnya yang terbelit jaring. “Korban ini memang tidak bisa berenang, saat pompongnya ditemukan masih ada jaring yang terbelit di kipas pompongnya,”  jelasnya.

“Apalagi waktu Jum,at petang itu, angin dan ombak memang cukup kuat. Mungkin saat itu korban tengah mau pulang dan menghidupkan pompong, tapi kipas pompong terbelit jaring. Karena korban seorang diri, terpaksa dia nekad memperbaiki kipas pompongnya yang terbelit,” ungkap Toni.

Saat ini korban telah berada di rumah duka, dan akan segera dikebumikan. “Sekarang korban sudah berada di rumah duka,  akan segera dikebumikan,” paparnya.(sin)