Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Politisi PDIP Apresiasi Pertemuan Jokowi-Mahathir di Istana Bogor

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - JAKARTA - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuagan (PDIP) Nurmansyah Efendi Tanjung mengapresiasi pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6/2018) kemarin.

Kedua pemimpin negara tersebut berbincang banyak hal, salah satunya adalah permasalahan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Dalam pertemuan itu juga Jokowi menitipkan TKI yang ada di Malaysia kepada Mahathir sebagai Perdana Menteri.

Selain itu, Presiden Jokowi juga berharap pemerintah Malaysia memberikan perhatian di sektor pendidikan bagi anak-anak WNI yang berada di negara tersebut.

Terkait itu, Nurmansyah menegaskan bahwa atensi khusus Jokowi kepada Mahathir tersebut merupakan bentuk perhatian Jokowi terhadap TKI. Menurutaya, Jokowi menunjukkan bahwa dirinya adalah pemimpin seluruh warga negara Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri.

“TKI adalah isu yang cukup signifikan. Sangat tepat Jokowi membahas soal itu (isu TKI)bersama PM Mohammad Mahathir. Masih terdapat 2,5 juta warga Indonesia bermukim di Malaysia,” ungkap Nurmansyah di Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

Menurut Mantan Sekjen KAHMI ini, pertemuan itu akan memberi dampak positif terhadap TKI. Sebab, masalah TKI adalah salah satu agenda prioritas soal perlindungan buruh migran Indonesia di Malaysia yang hingga kini masih rentan sebagai korban kekerasan atau dalam bentuk sindikat perdagangan manusia.

“Saya meyakini, masalah-masalah hubungan bilateral yang belum selesai atau masih mengganjal antara kedua negara seperti TKI di Malaysia, pekerja ilegal dan sejumlah masalah lain akan segera terselesaikan,” ujar dia.

“Selain itu, saya meyakini, hubungan antara kedua Negara, yakni Indonesi dan Malaysia di bawah kepemimpinan Mahathir akan semakin baik.” Imbuh Anggota Komsi IX Fraksi PDIP itu.(**)
Loading...
loading...