Terpopuler

Back to Top

Video

145 Triliun,Ini Daftar Pengiklan Terbesar

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times
(foto Google)

THE JAMBI TIMES - JAKARTA – Nielsen Indonesia mencatat, pertumbuhan belanja iklan menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Pada tahun lalu, total belanja mencapai Rp145 triliun atau meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya.

Baca Juga : Mediawatch : UU Pers di Uji Materi ke MK',Belanja Iklan Nasional 145 Triliun dinikmati Media Mainstrem".

Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan harga gross rate iklan di masing-masing media.
Porsi belanja iklan sepanjang 2017 masih didominasi oleh media TV sebesar 80 persen dari total belanja iklan. Belanja iklan TV tumbuh 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara porsi belanja iklan di media cetak menunjukkan tren penurunan seiring dengan berkurangnya media cetak yang beroperasi.

Untuk sektor-sektor produk cepat habis (FMCG), semua sektor mengalami pertumbuhan belanja iklan yang positif.

Belanja iklan di kategori Perawatan Pribadi adalah yang terbesar yaitu mencapai Rp24,9 Triliun dan naik 21 persen dibandingkan periode sebelumnya, disusul kategori minuman dengan total belanja iklan Rp21,6 Triliun, dan kategori Makanan dengan total belanja iklan Rp19,1 Triliun dan meningkat sebesar 12 persen dibandingkan tahun 2016.

Sementara di beberapa sektor di luar Produk Cepat Habis (Non-FMCG) juga menunjukkan trend positif pada belanja iklan. Pertumbuhan yang sangat terlihat adalah dari sektor properti yang tumbuh 62 persen dan sektor telekomunikasi dan digital yang tumbuh 30 persen dengan total belanja iklan yang masing-masing mencapai Rp4,1 Triliun dan Rp13,3 Triliun.

Sementara sektor rokok mengalami penurunan sebesar 17 persen sehingga nilai belanja iklannya mencapai Rp5,4 Triliun.

Sepanjang tahun lalu, jajaran merek-merek produk dengan belanja iklan tertinggi juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Meikarta menjadi merek dengan belanja iklan tertinggi sepanjang 2017 dengan total belanja iklan lebih dari Rp1,5 Triliun, disusul Traveloka dengan total belanja iklan mencapai Rp1,2 Triliun.

“Pengiklan terbesar ketiga adalah Indomie dengan total belanja iklan sebesar Rp981,5 Miliar dengan pertumbuhan 25 persen. Di urutan keempat adalah Vivo Smartphone yang aktif beriklan dibandingkan tahun 2016 dengan 577 persen peningkatan menjadi Rp823,5 Miliar.

“Untuk sektor Properti, belanja iklan dari Meikarta ini memang belum pernah kita lihat sebelumnya. Selain itu, maraknya pelaku bisnis digital khususnya e-commerce masih terus terjadi terlihat dari terus meningkatnya aktifitas beriklan dari pemain industri e-commerce di media konvensional seperti TV”, kata Hellen Katherina, Executive Director, Head of Media Business, Nielsen Indonesia seperti ditulis beberapa waktu lalu.

Dari jajaran institusi pemerintahan, Kementerian Kesehatan juga masuk dalam daftar pengiklan terbesar di tahun 2017 di urutan ke tujuh dengan total belanja iklan Rp702 Milyar. Bersaing dengan Vivo, Samsung juga masuk dalam jajaran pengiklan tertinggi dengan menghabiskan belanja iklan sebesar Rp640 Miliar dan tumbuh 28 persen.(okz)