Terpopuler

Back to Top

Video

Dugaan PMH,Kameramen TVOne Lapor Polisi

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - BANGKO -  Jurnalis TVone Kabupaten Merangin,Bangko Provinsi Jambi melaporkan ke Polres Kabupaten Merangin dalam kasus perbuatan tidak menyenangkan.
Reko seorang jurnalis kameramen TVone ini di hadang oleh seorang oknum  yang tidak di kenalnya di SPBU Tambang Baru, Bangko.
 Detik-Detik Video Kameramen TVOne di Halang Meliput

Jurnalis kameramen ini di perintahkan  untuk meliput kelanggaan BBM yang ada di Kabupaten Merangin jelang lebaran.

Peristiwa ini terjadi pada Jum'at 25 Mei 2018 pada pukul  08:00 Wib.Korban Reko di dampingi  rekanya Sarfandi salah satu wartawan dari media online.

Terlebih dulu dua wartawan ini telah meminta izin kepada seorang satpam SPBU Tambang Baru.
Sekuriti atas nama Pungut ini telah memperbolehkan dua wartawan tersebut untuk meliput.

Tiba-tiba seorang laki-laki menghampiri Reko dan Sarfandi  untuk tidak dekat dekat dan menjauh dan mendorong kamera milik Reko  hingga kamera korban tidak bisa di pakai dan tidak dapat di pergunakan.

Laki-laki yang mendorong korban tersebut di duga berinisial (B) dan tidak jelas status pelaku tersebut.Bukan hanya itu saja,Reko sempat di kejar dan nyaris di pukul oleh pelaku yang tidak di kenalinya.

Sempat bertenggar antara Reko dan pelaku,alasanya karena tidak boleh meliput dan rekan korban akhirnya memisahkan pertenggaran mereka,kata Sarfandi.

Atas Perbuatan Melawan Hukum (PMH)pelaku di laporkan oleh Reko ke polres kabupaten Merangin.
Korban dan rekanya sempat mengabadikan insiden tersebut dengan merekam kejadian dengan kamera dan sudah di serahkan ke pihak penyidik reskrim polres Merangin sebagai barang bukti.

Kasus ini telah di serahkan kepada pihak polisi dan pelaku di duga kuat terjerat KUHP  pasal perbuatan tidak menyenangkan  dan UU nomor 40 tahun 1993 tentang Pers.

Korban menjelaskan,dirinya sudah melapor ke polisi karena di anggap menghalangi  tugas wartawan untuk meliput dan juga di perlakukan  tidak wajar.

The Jambi Times telah menghubungi pihak SPBU namun belum bisa di minta keteranganya seputar insiden ini.Pihak Polres Merangin juga masih sulit di hubungi.(tim)