Terpopuler

Back to Top

Video

Bulan Puasa di Jepang

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


THE JAMBI TIMES - Bulan ramadhan bagi umat muslim adalah hal yang spesial. Di Indonesia, suasana berpuasa amat terasa mulai dari adanya kegiatan ngabuburit, buka persama dan banyaknya kuliner khas yang diperjualkan. Tapi bagaimana dengan Jepang, negara dimana muslim sebagai minoritasnya? Bagaimana kegiatan dan suasana puasa di negara sakura tersebut? Simak video berikut untuk menjawab rasa penasaran kamu :

Ternyata di Jepang, suasana puasa tetap terasa walaupun mungkin tidak seperti di Indonesia. Namun masjid-masjid di daerah Jepang juga sering mengadakan acara seperti buka bersama, pengajian dan kumpul-kumpul terutama untuk sesama mahasiswa yang datang dari luar Jepang. Bila bulan puasa tiba, masjid-masjid seperti yang terletak di Nagoya dan Gifu banyak didatangi orang yang ingin beribadah, jadi suasana bulan ramadhan itu bisa dibilang masih teramat kental.
 
Soal makanan, yang paling diincar ketika ramadhan biasanya adalah kurma untuk pemanis saat berbuka, makanan Turki dan makanan Jepang yang halal seperti yakiniku, sup miso atau daging bakar-bakaran.

Sementara perbedaannya adalah mereka yang menjalani puasa harus siap mental karena ada perbedaan waktu saat berpuasa di Jepang. Waktu puasa disana jauh lebih panjang (kira-kira mencapai 16 jam) sehingga menunggu berbuka bisa menjadi tantangan tersendiri. Bukan hanya itu, ada juga perbedaan musim karena bisa saja, ketika menjalani puasa sedang dalam puncak musim dingin atau musim panas. Jadi tetap ada kendalanya walau tentu tidak akan melemahkan niat menjalankan kewajiban untuk berpuasa.

Di artikel selanjutnya, akan ada kiat-kiat selama berpuasa di Jepang terutama untuk kamu yang baru pertama kali merasakan pengalaman puasa disana. Nantikan ya, mina-san!

Setelah membahas tentang suasana berpuasa di Jepang dan beberapa perbedaannya dengan bila melewati ramadhan di Indonesia, mungkin mina-san juga ingin tahu bagaimana agar menjalani bulan puasa yang menyenangkan di Jepang. Kalau ini pertama kalinya kamu datang ke negeri sakura tersebut baik untuk alasan bekerja atau bersekolah, jangan khawatir ada beberapa kiat yang bisa kamu  lakukan agar berpuasa di Jepang menjadi pengalaman yang mengesankan :

Gabung Organisasi Atau Panitia Ramadhan



PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php 
 
Kalau mina-san tinggal di Jepang untuk  melanjutkan sekolah, bisa coba untuk gabung organisasi sesama orang Indonesia seperti organisasi kampus, organisasi kebudayaan dan banyak lagi. Dengan begitu akan lebih mudah memiliki teman untuk diajak buka bersama, tarawih dan kegiatan ramadhan lainnya. Namun bila tidak ada organisasi yang kamu harapkan, bisa juga gabung menjadi bagian dari panitia ramadhan. Kamu tinggal datang islamic centre atau masjid terdekat, karena pasti ajakan terbuka lebar bagi siapapun disana. Masjid yang biasanya mengadakan kegiatan ramadhan seperti Masjid Kobe di .

Cari Makanan Untuk Berbuka dan Sahur

Tenang saja karena di Jepang banyak makanan halal yang dijual kok. Cari makanan untuk berbuka dan sahur juga sangat mudah karena ada banyak restoran, booth penjual makanan juga toko-toko yang menjual makanan yang halal. Sekedar tips, untuk sahur, kamu bisa membeli makanan yang bisa dihangatkan kembali agar lebih efisien. Sementara untuk rekomendasi makanan, mulai dari sushi, yakiniku, chicken katsu dan yakitori bisa menjadi menu pilihan kamu, mina-san.

Sabar dan Tidak Malas

Dan terakhir, karena di Jepang hanya sedikit yang berpuasa tentu kamu harus sabar menahan lapar dan haus. Tidak hanya itu, jangan malas dalam berkegiatan karena biasanya malah puasa tidak terasa saat kita terus aktif bergerak dan beraktivitas.

Akhir kata, dengan kiat-kiat di atas, semoga kamu lancar memulai bulan puasanya, mina-san!(gatejpcom)