Terpopuler

Back to Top

Video

TB MDR Penyakit Ganas,Menkes Turun ke Jambi

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - JAMBI - TB - MDR atau  TBC salah satu penyakit yang menular dari paru-paru,penyakit ini di sebabkan oleh basil mycobacterium tuberculosis.

Penyakit ini di tularkan dari penderita TB aktif dengan batuk dan mengeluarkan titik - titik kecil  air liur dan terinhalasi oleh orang sehat yang tidak memiliki kekebalan tubuh.

TB termasuk dalam 10 besar penyakit yang menyebabkan kematian di dunia.Data WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2015, Indonesia termasuk dalam 6 besar negara dengan kasus baru TB terbanyak.

TB paling sering menyerang paru-paru dengan gejala klasik berupa batuk, berat badan turun, tidak nafsu makan, demam, keringat di malam hari, batuk berdarah, nyeri dada, dan lemah. Jenis batuk juga bisa berdahak yang berlangsung selama lebih dari 21 hari.

Orang yang memiliki risiko penularan TB yang lebih tinggi.Kelompok-kelompok tersebut meliputi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pengidap HIV/AIDS, diabetes, atau orang yang sedang menjalani kemoterapi,orang yang mengalami malnutrisi atau kekurangan gizi,perokok,pecandu narkoba,orang yang sering berhubungan dengan pengidap TB aktif.

Tubercolosis - Multi Drug  Resistance (TB - MDR) di Indonesia peringkat 8 dari 27 negara  dengan beban TB-MDR terbanyak di dunia ,dengan pasein  sebesar 6.900 yaitu 1,9 persen dari kasus baru dari 12 persen dari kasus pengobatan ulang.

Di perkirakan kasus TB-MDR  sebanyak 5.900 kasus ysng berasal dari  TB paru-paru.
Di Jambi,penderita TB-MDR dalam proses perawatan serius oleh tim dokter dari berbagai  spesialis  seperti,THT,penyakit dalam dan paru paru,penderita tersebut di rawat di ruang khusus yang bernama ruang TB-MDR di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Provinsi Jambi.

Menurut  salah satu dokter di bidang pelayanan R.S.U.D Raden Mattaher mengatakan bahwa pasien penderita TB-MDR itu status dirinya di rahasiakan dan tidak boleh di publikasikan.

Dari sumber lain juga menjelaskan bahwa penderita TB-MDR ini sama seriusnya dengan HIV/Aids yang berakhir dengan kematian.

Penderita TB-MDR dapat di obati namun resikonya yang mengomsumsi obat tersebut akan mengindam gejala muntah,pusing,perasaan halusinasi yang berujung dengan bunuh diri dan mengalami kepekaan  permanen di telingga.

Dan obat TB MDR,sang penderita harus di minum tiap hari dan juga tubuh harus di suntik  tiap hari selama 6 bulan.

Dari beberapa sumber,penderita penyakit TB-MDR ada juga yang berhasil  dengan syarat asalkan rajin untuk minum obat.

Dengan adanya penderita TB -MDR di Jambi.Menteri kesehatan Nila Moeloek mengunjungi pasien TB-MDR,Selasa,(10/04) pagi tadi di R.S.U.D Raden Mattaher Provinsi Jambi.

Dari keterangannya,Menteri kesehatan,saat usai kegiatan dan sekaligus  menjadi nara sumber di Abadi Convention Center, Nila Moeloek enggan menjelasan dan selalu menepis dan melontarkan perkataan ,",Soal itu tanya saja dengan kepala dinas kesehatan,"tegasnya sambil tergesa-gesa memasuki mobil.(in/berbagai sumber)