Terpopuler

Back to Top

Video

Wali Kota Jambi Kebali Kirim ASN Belajar ke Singapura

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

THE JAMBI TIMES - JAMBI - Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME memang terkenal tidak hanya bekerja keras membangun infrastruktur, kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat Kota Jambi. Urusan meningkatkan kualitas, kapasitas, kapabilitas dan profesionalitas SDM ASN Pemkot Jambi, rupanya juga merupakan target utama dirinya dalam membangun Kota Jambi dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.

Mengawali tahun 2018, Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME, kembali mengirim ASN Kota Jambi untuk menimba ilmu ke negeri Singapura. Kali ini 25 orang ASN Pemkot Jambi dibidang kesehatan berkesempatan mengikuti program SCP (Singapore Cooperation Programme) yang difasilitasi oleh Pemerintah Singapura.

Wali Kota Fasha pun melepas secara langsung peserta Diklat SCP tersebut bertempat di kediamannya Griya Mayang (6/1). Turut hadir pada acara pelepasan tersebut Sekretaris Daerah Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M. For. SC, Kadisdik Kota Jambi Arman, Kadis Kesehatan dr. Ida Yuliati, dan Direktur RS Abdul Manap dr. Rudi Hendra Pardede.

Program yang hadir berkat lobi efektif outward looking policy Wali Kota Jambi terhadap pemerintah Singapura tersebut, dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, telah mengantarkan ratusan ASN Kota Jambi, belajar dan mengembangkan kompetensi secara cuma-cuma di Singapura.

“Awal tahun ini, kami kembali mengirimkan jajaran manajemen rumah sakit dan kepala puskesmas yang ada di Kota Jambi. Tidak semua yang ada di Singapura dapat kita diadopsi, namun kita dapat belajar hal lain yaitu kesungguhan dan semangat gaya Singapura dalam melayani dan menjalankan manajemen kesehatan di negaranya. Mereka tidak hanya mengandalkan teknologi, namun juga mengedepankan sdm agar memiliki mental melayani yang mumpuni. Semoga pelatihan ini dapat membawa perubahan paradigma, etos kerja dan mental ASN Kota Jambi,” Ujar Fasha.

Fasha menambahkan, ASN Kota Jambi patut berbangga hati. Selain Pemkot Jambi dalam hal ini tidak mengeluarkan biaya sepeserpun untuk mengirimkan ASNnya belajar di Singapura, Kota Jambi telah diperlakukan istimewa oleh Pemerintah Singapura, yaitu diberi kesempatan luas untuk mengikutsertakan ASN Pemkot pada kegiatan tersebut, dimana perlakuan tersebut tidak dinikmati oleh daerah manapun di Indonesia.

“Program ini murni gratis tanpa mengeluarkan biaya APBD sepeserpun. Jika dihitung Pemerintah Singapura menghabiskan dana 1,8 Milyar untuk mendiklatkan 25 orang ASN Kota Jambi selama sepekan. Tahun lalu kita telah mengirimkan 3 angkatan. Disana, peserta akan diberi berbagai fasilitas dan biaya hidup selama di Singapura dan itu ditanggung oleh Pemerintah Singapura. Hal tersebut adalah berkat hubungan kerjasama yang baik Pemkot Jambi dengan Pemerintah Singapura,” jelas Fasha.

Fasha juga menjelaskan, selain Singapura, beberapa negara juga telah menawarkan program sejenis kepada Pemkot Jambi. Diantaranya China, Korea Selatan, Spanyol, Vietnam dan Thailand.

Fasha pun berharap dengan adanya program tersebut, kedepannya membawa efek signifikan dalam meningkatkan kompetensi serta merubah mindset, etos kerja dan mental ASN Pemkot Jambi menjadi lebih baik lagi dalam melayani masyarakat.(adv hms)