Terpopuler

Back to Top

Video

Jembatan Gagal Dibangun, Masyarakat Kecewa Janji Kosong Pejabat

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - BATANG HARI -   Luar Biasa. Itu yang dapat dikatakan ketika melihat animo masyarakat Rt. 04, dibantu beberapa Rt lainnya di Kelurahan Kampung Baru Muara Tembesi, dapat membangun sebuah jembatan permanen hanya dengan Rp. 15 juta yang dananya terkumpul berkat sumbangan warga.
Jembatan berukuran 10 kali 5 meter tersebut, dibangun masyarakat karena kecewa terhadap janji pejabat selama kurun waktu 20 tahun.
" Benar, jembatan ini dibangun karena kecewa akan janji-janji kosong pejabat" ungkap Rudi (40) tahun, warga Rt 04 Kelurahan Kampung Baru, Minggu (17/12/2017) kepada The Jambi Times.
Sejak 1997, jembatan papan yang merupakan penghubung Rt 04 dan Rt 10 ini, sudah banyak dijanjikan pejabat untuk dibangun permanen. Namun menunggu selama 20 tahun, ternyata janji tersebut tak pernah terealisasi.
" Oleh karena itulah, kami beberapa Rt sepakat untuk swadaya membangun jembatan ini. Alhamdulillah, dengan hanya 15 juta, jembatan ini sudah jadi" kata Rudi sambil menunjuk ke arah jembatan tersebut.
Masyarakat sering menyebut jembatan tersebut dengan Jembatan Kecewa. Saking kecewanya, cat jembatan diberi warna kuning, yang notabenenya adalah warna dinas PUPR.
" Kami kasih warna kuning, karena kami kecewa. Di samping itu, warna tersebut mewakili kami bahwa kami mampu membangun jembatan, tanpa harus dibantu pejabat ataupun pemerintah" pungkas Rudi, memakili warga.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kavuoaten Batanghari, A. Shomad, ketika dimintai tanggapan keberhasilan warga membangun jembatan tersebut tanpa campur tangan pejabat maupun pemerintah, memberikan apresiasi yang tinggi.
" Mantap. Ini merupakan contoh bagi masyarakat lainnya di Kabupaten Batanghari" kata Shomad.
Dirinnya menambahkan, dengan keterbatasan anggaran APBD, kesadaran masyarakat mulai tumbuh sehingga mampu mencari solusi sendiri membangun infrastruktur jembatan.
" Alhamdulillah. Keterbatasan anggaran APBD kesadaran masyarakat mulai tumbuh, seperti yang dilakukan masyarakat Rt 04 Kampung Baru dengan membangun jembatan. Ini apresiasi untuk masyarakat" pungkas Shomad. (Fri)