Terpopuler

Back to Top

Video

5 Desa Di Batanghari Dapat Bantuan Bantuan PKRL Dari Kementan RI

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - BATANG HARI Pengembangan Kawasan Rumah Lestari (PKRL) yang diluncurkan oleh kementerian Ketahanan Pangan (Kementan) RI beberapa waktu lalu, bahwa ketahanan pangan nasional harus dimulai dari ketahanan pangan di tingkat rumah tangga khususnya di Kabupaten Batanghari pada tahun 2017 ini sudah terealisasi secara keseluruhan atau terhitung 100 persen.

Bantuan PKRL tersebut diketahui berasal dari dana APBN yang diberikan senlai 15 juta kepada lima kelompok tani di Batanghari. Bantuan tersebut tidak berbentuk uang melainkan, berbentuk bantuan tanaman seperti cabai, terong serta lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Plt.  Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Batanghari, Kusumo Adiwijoyo melalui Kabid Kosumsi dan Keamanan Pangan, Ketut Lanang,  Selasa (05/12/2017).
"Pihak kita tidak memberikan dalam bentuk uang, tetapi bantuan tanaman dan lannya yang senilai 15 juta perkelompok,” kata Ketut. 

Dirinya menjelaskan, bantuan tersebut tidak langsung merta diberikan begitu saja. Melainkan harus melalui beberapa tahap sesuai Standar Operation Procedure (SOP) yang diberikan oleh Kementan RI.

“Ada tiga tahapan pertama kelompok tani harus membangun rumah bayang untuk kebun bibit dengan anggaran 7 juta. Kemudian kita cek apakah sudah patutu direkomendasikan, kalau patut ketahap selanjutnya yakni pemanfaatan perkarangan dengan anggaran 6 juta,” jelasnya.

“ Tahap kedua ini mereka harus membeli bibit di Kebun Bibit Desa (KBD). Kenapa? Agar perputaran uangnya dapat dimaksimalkan kembali untuk keperluan pengembangan lainnya,” ujarnya. 

Sementara itu tahap terakhir, yakni pencairan dana sebesar Rp. 2 juta yang digunakan sebagai pemanfaatan Demplot atau Demontration Plot merupakan suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemontrasikan.

Adapun kelompok-kelompok yang menerima bantuan PKRL yakni berada di Desa Selat, Kampung Pulau, Desa Mekar SRI, Muara Tembesi, dan desa Suka Ramai yang mana terdiri atas 15 Kepala Keluarga setiap kelompoknya.

Ditahun 2018 mendatang, Batanghari tidak dapat menambah kelompok petani yang menerima Bantuan PKRL. Hal itu dikarenakan sudah mendapat jatah dari kementan yang diberikan melalui Provinsi Jambi. 

“Pemprov sudah mengajukan 100 lebih kelompok, namun yang diterima di Kementar hanya 46. Jadi 46 tersebut dibagi ke 11 Kabupaten kota Provinsi Jambi,” pungkas Ketut. (Fri)