Terpopuler

Back to Top

Video

Wisata Alam Tebo Nyaris Hancur Tanda Tidak Cinta Kemerdekaan

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times

THE JAMBI TIMES - TEBO - Untuk mengisi Kemerdekaan di Republik Indonesia ini bukan hanya sebatas memberikan penghormatan seperti upacara atau lomba-lomba beraneka ragam yang di gelar di pelosok tanah air.

Tetapi mengisi kemerdekaan ini yang di tuntut,bagaimana generasi dan pemimpin bangsa ini berhasil mewujudkan kebudayaan dan warisan nenek moyang tetap lestari.

Melestarikan alam Indonesia menjadi sumber kehidupan sesuai falsafat dan amanah Undang - Undang Dasar,Pancasila dan Bhinika Tungkal Ika.

Pemimpin daerah yang identik dengan sebutan kepala daerah,baik itu,gubernur,walikota dan bupati.
Hal hasil bagaimana dan sebatas mana untuk lebih peduli menjaga dan melestarikan peninggalan cakar budaya yang juga di lindungi oleh Undang - Undang.

Kepala daerah seharusnya lebih peduli dengan kebutuhan masyarakatnya akan tempat wisata,yang mana masyarakat khususnya di kabupaten Tebo Provinsi Jambi kesulitan untuk mencari tempat rekreasi atau tempat obyek wisata.

Padahal di kabupaten Tebo ini banyak  titik titik yang di jadikan obyek wisata dan dapat di jadikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu contoh air terjun Jati Muliyo dan goa harimau yang terletak di kawasan kabupaten Tebo desa Muara Kilis kecamatan Tebo Ilir ini menyimpan beberapa cagar budaya ysng tidak pernah tetsentuh oleh pemerintah.

Cagar budaya ini terletak di kawasan perkebunan PT.Wira Karya Sakti( WKS),salah satu perusahaan perkebunan yang paling besar memiliki lahan di provinsi Jambi.Air terjun dan goa harimau dapat di tempuh lebih kurang 7 km.

Lokasinya yang masih alami ini akankah tergusur dengan perusahaan?

Yang seharusnya perusahaan dan pemerintah wajib menjaga dan melestarikanya bukan justru di abaikan atau merusak bshksn di hancurkan.

Masih adakah, anak bangsa yang sejati yang selalu menjaga dan melestarikan warisan Indonesia,khususnya di Kabupaten Tebo?(tim liputan)