Terpopuler

Back to Top

Video

Cegah Konflik, Bupati Tanjabtim Kumpulkan Pemuka Agama

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


THE JAMBI TIMES - MUARA SABAK - Belakangan sering terdengar pertikaian yang dibumbui isu SARA (suku, agama dan ras). Seharusnya hal itu tidak terjadi seandainya rasa saling menghargai dapat dipelihara dengan baik. Karenanya, pandai memelihara rasa saling menghargai itu penting. 

Demikian pesan Bupati Tanjung Jabung Timur H Romi Hariyanto kepada para tokoh berbagai agama yang tergabung dalam FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Tanjung Jabung Timur di Muarasabak, Selasa (29/8) pagi. Romi sengaja mengumpulkan para pemuka agama Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu yang ada di daerah itu guna merumuskan kebijakan bersama untuk mencegah timbulnya potensi konflik SARA. 

Dia memberi arahan agar kebijakan yang dihasilkan dari forum tersebut harus mengedepankan pemberdayaan masyarakat. "Cara ini saya kira penting, agar rasa saling menghargai itu tidak hanya terpelihara namun juga tumbuh secara natural khususnya pada generasi penerus kita, yang harus jujur kita akui sangat rentan terprovokasi,"urai Romi. 

Rasa saling menghargai, semestinya dimulai dari pandainya kita menjaga tutur kata dan sikap. Baik ketika berkomunikasi secara langsung maupun saat berkomunikasi di dunia maya atau media sosial. Kehatian-kehatian sangat dibutuhkan dalam hal ini. "Menahan diri untuk tidak cepat bereaksi pada suatu isu yang belum terverifikasi, dan memastikan bahwa saat kita bereaksi tidak ada orang lain yang tersakiti,"tambahnya.

Romi berharap FKUB Tanjabtim bisa intensif berkomunikasi. Saling menunjukkan dan memberi contoh kepada masyarakat bahwa para tokoh agama meski berbeda ternyata adalah sahabat. "Dengan begitu, potensi konflik sekecil apapun dapat terdeteksi sedini mungkin,"tandas Bupati.(SIN)