Terpopuler

Back to Top

Video

Serapam Anggaran Dinas PU Tanjabbar Anjlok

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES. UALA TUNGKAL  ,- Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanjab Barat, Jambi tahun 2017 masih rendah. 
Hingga Juni 2017, penyerapan anggaran belum mencapai angka 40 persen dari total alokasi keseluruhan sebesar Rp 1,2 triliun lebih.

Salah satu satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang turut memperburuk serapan anggaran Kabupaten Tanjab Barat ini ialah Dinas Pekerjaan Umum. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tanjab Barat, Andi Akhmad Nuzul mengakui bahwa penyerapan anggaran di dinasnya masih sangat minim. 

Andi Nuzul juga tidak tahu secara pasti berapa anggaran yang telah terserap di dinas yang ia pimpin tersebut. 

"Sekarang 23 persen. Mulai dari jalan, jembatan semuanyalah" kata Andi Nuzul, Senin (12/06/17) malam usai menghadiri buka bersama di rumah dinas Bupati Tanjab Barat.

Menurut Andi, rendahnya penyerapan anggaran di Dinas PU Tanjab Barat disebabkan oleh banyak hal. Namun yang utama, lanjut dia, adalah soal masih banyaknya proyek yang dalam proses lelang serta bongkar pasang pejabat di dalamnya.

"Masih banyak yang masih diproses lelang,"jelas PNS Senior di Dinas PU ini.

Proses pengadaan barang dan jasa juga turut mempengaruhi anjloknya serapan anggaran. Andi mengaku akan berupaya mendongkrak nilai serapan anggaran sampai akhir tahun. Andi optimistis persentase penyerapan akan baik pada akhir tahun Dalam APBD Tanjab Barat tahun 2017 ini.

"Saya optimis serapan anggaran sampai akhir tahun nanti bisa 100 persen,"imbuhnya.
Disoal selama ini pekerjaan di dinas PU Tanjab Barat yang paling baik dan tidak bermasalah, Andi menyebut adalah di bagian pengairan.

"Pengairan itu selama ini tidak pernah bermasalah. Pekerjaannya baik. Tapi kalau jalan dan jembatan sering ada masalah karna berbagai hal,"sebutnya.

"Ya kalau pengairan hanya butuh alat berat, bahan bakar dan operator. Pengairan tidak butuh material seperti jalan dan jembatan,"tandasnya.(A2)